
Tim SAR Gabungan mengupayakan evakuasi pendaki Gunung Dukono yang terjebak saat erupsi terjadi hari ini (8/5). (Basarnas)
JawaPos.com - Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 14 dari total 20 pendaki Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara pada Kamis (8/5). Belasan pendaki itu ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat terjebak erupsi yang terjadi pagi tadi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyampaikan bahwa data awal mencatat 20 pendaki berada di kawasan Gunung Dukono saat erupsi dengan ketinggian mencapai 10 ribu meter terjadi.
”Terdiri atas 9 warga negara asing (WNA) asal Singapura, 3 orang warga dari Ternate dan 8 warga lokal dari wilayah sekitar,” kata dia.
Berdasar data dari petugas di lapangan, 14 pendaki yang ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat terdiri atas WNA berinisial TYME (laki-laki usia 30 tahun), OSS (perempuan usia 37 tahun), PL (perempuan usia 33 tahun), LHEI (perempuan usia 31 tahun), TJYG (perempuan usia 30 tahun), LYXY (perempuan usia 30 tahun), dan LSD (laki-laki usia 29 tahun). Seluruhnya berasal dari Singapura.
Kemudian, pendaki berkewarganegaraan Indonesia yang ditemukan selamat terdiri atas BB (laki-laki usia 24 tahun), Y (laki-laki usia 23 tahun), S (laki-laki usia 26 tahun), A (laki-laki usia 22 tahun), H (laki-laki usia 26 tahun), FN (perempuan usian 27 tahun), dan RI (perempuan usia 29 tahun).
”Hingga Jumat siang masih terdapat 2 orang pendaki WNA yang dinyatakan dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan, yakni HWQT (laki-laki usia 30 tahun) dan SMBAH (laki-laki usia 27 tahun),” ucap Abdul Muhari.
Diberitakan sebelumnya, Kantor SAR Ternate telah menurunkan tim evakuasi ke Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Tim langsung dikerahkan setelah mereka menerima sinyal darurat dari koordinat 1°42'13.7"N 127°52'50.2"E. Berdasar informasi awal, ada puluhan pendaki tersesat di tengah erupsi gunung tersebut.
Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani menyampaikan bahwa sinyal darurat itu sudah dikonfirmasi oleh kepala desa setempat. Bahwa ada puluhan pendaki saat Gunung Dukono erupsi. Tidak hanya itu, kepala desa tersebut melaporkan bahwa beberapa korban sudah dievakuasi dalam keadaan luka-luka akibat terimbas erupsi gunung berapi tersebut.
”Terdapat sejumlah pendaki yang mengalami luka-luka akibat terdampak aktivitas erupsi Gunung Dukono,” kata dia.
Untuk itu, dikerahkan Tim SAR agar proses evakuasi berjalan lebih cepat. Iwan menyampaikan bahwa Tim SAR sudah berada di sekitar Gunung Dukono pada pukul 09.56 WIT. Mereka bergerak dari Pos SAR Tobelo bersama potensi SAR lainnya. Tim itu juga sudah berkoordinasi dengan polres dan BPBD Kabupaten Halmahera Utara terkait situasi terkini.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
