
Penangkapan MSAT pada Minggu (3/7). Radar Jombang/JawaPos
JawaPos.com–Pendamping korban kekerasan seksual di Pondok Pesantren Jombang, MSAT, merasa geram dengan pembelaan yang dilakukan keluarga pelaku. Ayah dari MSAT, Muchtar Mu'thi menyatakan, apa yang dilakukan anaknya hanya fitnah keluarga.
”Kalau memang pelaku ini tidak bersalah dan bilang fitnah, mari datang dan dibuktikan di pengadilan,” ujar tim pendamping dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya Yaritza Mutiaraningtyas, Kamis (7/7).
Korban disebut sangat membutuhkan kepastian hukum. Ica, sapaan Yaritza Mutiaraningtyas, mengingatkan bahwa kasus itu masih berjalan dan belum selesai sejak tiga tahun lalu. ”Kita butuh kepastian hukum agar tidak ada ketimpangan. Ketika pelaku memiliki kekuasan mengapa penangkapan berkali-kali gak bisa,” tutur Yaritza Mutiaraningtyas.
Bila memang apa yang dikatakan ayah MSAT itu benar, dia meminta MSAT untuk membuktikan hal itu di pengadilan. Sehingga, ada keadilan untuk semua pihak.
Dengan demikian, lanjut dia, korban tidak merasa kecewa setelah tiga tahun menunggu tanpa kepastian.
”Dibuktikan saja di pengadilan, biar tahu gimana kepastiannya, kalau tidak dibuktikan kita tidak tahu itu fitnah atau tindak pidana,” sebut Yaritza Mutiaraningtyas.
Saat ini, Ica memastikan, pihaknya masih melakukan koordinasi terkait gagalnya penangkapan MSAT pada Minggu (3/7). Mengingat gagalnya penangkapan itu sudah dua kali terjadi.
Tim pendamping korban, kata Ica, terdiri atas berbagai lembaga seperti Women Crisis Center (WCC) Jombang, LBH Surabaya, Komnas Perempuan, Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak, serta organisasi lain.
”Kita juga selalu memberi kekuatan kepadaa korban bahwa korban tidak sendiri, kita mengupayakan agar kasus ini ada kepastian,” ucap Yaritza Mutiaraningtyas.
MSAT masuk DPO (daftar pencarian orang) Polda Jatim dalam kasus dugaan pencabulan kepada santri. Kasusnya, sudah dinyakan P21 olah Kejati Jatim. Namun, upaya tahap 2 belum bisa dilakukan karena tersangka belum ditangkap.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
