
DI AMBANG KEPUNAHAN: Pesilat tradisi Minang tampil di tengah sawah dalam atraksinya. (DOKUMENTASI UNTUK JAWAPOS.COM)
JawaPos.com - Silat (silek) tradisi Minangkabau merupakan salah satu warisan dunia yang telah diakui UNESCO. Kini kondisinya berada di ambang kepunahan, karena anak muda tidak terlalu menggandrunginya.
Situasi ini membuat para guru sepuh (tuo) silek khawatir. Mereka khawatir silek tradisi Minangkabau terancam punah. Mengantisipasi ancaman kepunahan warisan tersebut, para tuo silek Minang pun berkumpul mencari solusi.
Pertemuan para tuo silek itu dikemas dalam “Musyawarah Tuo Silek”. Menurut Heru Joni Putra selaku kurator Musyawarah Tuo Silek, saat ini para tuo silek tengah berpikir dan merumuskan pola-pola baru agar silek tradisi tetap berkembang. Jangan sampai di ambang kepunahan. Upaya mempertahankan dan mengembangkan silek tradisi ke dalam banyak aspek.
"Selama ini pengembangan yang dilakukan cenderung bersifat satu arah dan terbatas di lingkungan tertentu saja," ujar Heru Joni Putra kepada JawaPos.com, Sabtu (4/6).
Dalam agendanya, Musyawarah Tuo Silek itu dijadwalkan berlangsung di Kampung Adat Balai Kaliki, Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), hari ini hingga Senin (6/6). Para tuo silek yang berasal dari seluruh penjuru Sumbar itu menyiapkan kemasan pengembangan silek tradisi. Misalnya, silek bagian dalam koreografi, silek dikemas dalam film, silek jadi seni pertunjukan, serta adanya publikasi ilmiah lintas disiplin.
Heru berharap dengan pengembangan dengan pola baru, silek tradisi bisa bertahan dalam ekosistem budaya yang dinamis. Lebih penting lagi bisa memberikan kontribusi dengan bentuk yang berbeda-beda terhadap berbagai bidang kehidupan.
Kurator Musyawarah Tuo Silek lainnya, Zuari Abdullah menambahkan, ke depannya perlu dirumuskan pendidikan karakter ala silek kepada generasi muda saat ini. "Silek mesti menjadi way of life yang punya keterkaitan langsung dengan pertanian, kesehatan, kehutanan, ekonomi, politik dan lainnya," ujar Zuari.
Di pihak lain, Ketua DPRD Sumbar Supardi sangat mendorong agar Musyawarah Tuo Silek mampu menghasilkan program yang tepat untuk membangkitkan kembali silek tradisi Minangkabau. "Secara politik kami mendorong silek tradisi ini tetap eksis melalui anggaran di APBD," ujar Supardi.
Untuk diketahui, silek Minangkabau merupakan bagian dari seni bela diri tradisional Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia (Intangible Cultural World Heritage).

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
