Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Mei 2022 | 13.37 WIB

Pemprov Jateng Pastikan Logistik Warga Terdampak Banjir Rob Aman

Kondisi banjir limpasan air laut ke daratan atau rob yang merendam kawasan Terminal Petikemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Senin (23/5). Aji Styawan/Antara - Image

Kondisi banjir limpasan air laut ke daratan atau rob yang merendam kawasan Terminal Petikemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Senin (23/5). Aji Styawan/Antara

JawaPos.com–Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan kebutuhan logistik untuk warga terdampak banjir rob di Kota Semarang dan Kabupaten Demak, aman serta tercukupi.

”Logistik untuk warga terdampak banjir di wilayah Pantura Jateng dalam kondisi aman. Tidak hanya makanan, tapi ada selimut, nanti ada pampers. Kami dorong itu juga,” kata Kepala Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Jateng Harso Susilo seperti dilansir dari Antara di Semarang.

Dinsos juga menyiapkan peralatan mandiri warga serta peralatan dapur untuk warga terdampak serta mengantisipasi kurangnya logistik. Salah satunya dengan mengoptimalkan bantuan yang ada. Seperti dari Kementerian Sosial.

Harso Susilo memastikan, logistik yang ada ini akan bisa mencukupi kebutuhan warga, setidaknya hingga lima hari ke depan. Dinsos Jateng juga akan memantau persediaan logistik selama 24 jam.

”Warga terdampak banjir rob banyak, Demak 10 ribu, Kota Semarang 12 ribu orang,” terang Harso Susilo.

Selain logistik tersebut, Dinsos Jateng juga menyediakan konsumsi nasi bungkus untuk warga terdampak banjir rob dengan penyaluran konsumsi dilakukan tiga kali sehari. Pada Selasa (24/5) siang, tersalurkan hampir 1.200 nasi bungkus untuk para korban terdampak banjir di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Di Kabupaten Demak, tim pembagi logistik menyusuri Desa Sriwulan untuk membagikan nasi bungkus kepada warga yang memilih bertahan di rumah untuk menjaga barangnya.

Penanggung jawab dapur umum Gatut Rudi Ruliyanto mengatakan, telah mendirikan posko dapur umum di halaman Puskesmas Sayung 1. Jumlah warga yang terdampak banjir rob diketahui mencapai ribuan dan telah menerima nasi bungkus sejak pasca kejadian.

”Kami sudah membagikan makanan ke warga. Tahap keduanya (pembagian siang) dilakukan lagi ke warga setempat,” tutur Gatut.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Retno Widyaningsih menyebut, banjir rob dan gelombang tinggi yang terjadi akibat siklus akhir bulan setelah purnama dan bumi dengan bulan dalam posisi terdekat. Fenomena alam ini juga melanda kawasan pesisir di Kabupaten Rembang, Pati, Demak, Pekalongan hingga Tegal.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore