Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Januari 2024 | 04.59 WIB

Bukan Untuk Jasad, Tapi Senjata Pusaka Era Kerajaan Singosari yang Dimakamkan di Wilayah Ini

Kondisi Makam Panjang di Dusun Unggahan Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. - Image

Kondisi Makam Panjang di Dusun Unggahan Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Jawapos.com – Wilayah Nusantara dikenal kaya akan keberadaan berbagai kerajaan di masa lampau dan menyimpan banyak peninggalan untuk digali.

Banyaknya peninggalan sejarah tersebut, dapat ditemui di salah satu Kabupaten yang ada di Jawa Timur yakni Mojokerto tepatnya Kecamatan Trowulan.

Di daerah tersebut, terdapat sebuah makam yang tidak mengubur jasad manusia, namun menjadi tempat penyimpanan senjata pusaka era kerajaan Singosari.  

Singosari sendiri merupakan sebuah kerajaan Hindu-Budha yang berkuasa pada tahun 1222 – 1292 Masehi.

Dinasti ini didirikan oleh Sri Ranggah Rajasa atau yang lebih dikenal dengan Ken Arok, dimana Singosari berkuasa tepat sebelum berdirinya Kerajaan Majapahit.

Dilansir dari radarmajapahit.com, berada di Dusun Unggahan Desa/Kecamatan Trowulan, tempat tersebut bernama Makam Panjang.

“Makam ini bukan makam orang, tapi tempat penyimpanan senjata perang dan pusaka,” kata Suwito, juru pelihara Makam Panjang, Selasa (2/1)

Di atas Makam Panjang, terdapat batu nisan tertulis aksara Jawa, Trowulan Majapahit. Selain itu, terdapat juga batu di depan makam bertuliskan aksara Jawa, “petilasan makam Majapahit ditata lan diresiki 1903”.

Di dalam area, terdapat juga tiga makam lainnya. Makam tersebut menurut Suwito, diyakini menjadi kuburan keluarga Mbah Sleman.

Ketiga makam tersebut memiliki ukuran tak biasa dan berjejer berada di sisi barat Makam Panjang.

Keluarga Mbah Sleman diyakini menjadi penjaga bunker tempat penyimpanan senjata pusaka era Singosari.

”Selain Makam Panjang di sini juga terdapat makam dari penjaga bunker senjata pusaka perang di era sebelum Majapahit,” ujarnya.

Selain tempat peristirahatan terakhir, di dalam area Makam Panjang juga terdapat tempat khusus untuk bersemedi yang berada di sisi timur belakang.  Menurut Suwito, area tersebut dibuat khusus bagi tamu yang ingin melakukan semedi atau ritual.

”Bangunan ini digunakan untuk tamu yang ingin bersemadi,” imbuhnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore