
Tim dokter BKSDA Bengkulu melakukan otopsi bangkai gajah sumatera yang mati di hutan Mukomuko, Sabtu (6/1/2024). (ANTARA/Ferri)
JawaPos.com – Seekor gajah sumatra liar ditemukan dalam keadaan mati pada Minggu (31/12). Gajah Sumatera berjenis kelamin betina tersebut ditemukan sekitar pukul 11.47 WIB dengan posisi telungkup.
Mengutip Antara, Ketua Kanopi Hijau Indonesia sekaligus Penanggung Jawab Konsorsium Bentang Seblat (KBS), Ali Akbar, mengatakan, lokasi penemuan berada tidak jauh dari jalan loging di area Hutan Produksi Terbatas Air Ipuh 1 regrister 65 dan sekitar 3,5 Kilometer dari batas Taman Nasional Kerinci Seblat, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.
"Pada tengkorak bangkai gajah terdapat lubang, diduga akibat tembakan peluru senjata api. Lubang sebesar kurang lebih 1,5 cm itu tembus dari bagian bawah rahang sampai ke os frontalis (tengkorak bagian depan atau dahi)," ucapnya, Sabtu (6/1).
Ia mengatakan habitat gajah sumatera telah mengalami penyusutan sehingga mengancam keberadaan hewan endemik Pulau Sumatera tersebut.
Ia pun menuntut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk memastikan tidak terjadi lagi kematian gajah yang tidak alami terutama kematian dengan indikasi dibunuh.
Ali Akbar mengatakan kondisi tutupan lahan di Hutan Bentang Alam Seblat sekarang tak menunjukkan keseriusan dalam mengamankan kawasan hutan.
Pasalnya tingginya aktivitas penebangan dan penguasaan hutan di Bentang Alam Seblat.
Berdasarkan analisis pada periode 2020-2023, tutupan Hutan Bentang Alam Seblat hilang seluas 8,8 ribu hektare.
Tutupan lahan sekunder lah yang menjadi paling luas dengan 5,6 ribu hektar atau 64,5 persen menjadi lahan perkebunan sawit.
Dengan kondisi tersebut baginya diperlukan upaya dari berbagai pihak untuk memastikan habitat gajah sumatera di Bengkulu terjaga dengan baik dan terhindar dari perambahan, penebangan, dan alih fungsi hutan dilindungi menjadi perkebunan maupun pertambangan.
Sebelumnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu telah menurunkan tim guna melakukan pemeriksaan dan otopsi terhadap gajah sumatera betina tersebut.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
