Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Desember 2023 | 16.50 WIB

Pelaku Pembuang Bayi di Candi Sidoarjo Masih dalam Penyelidikan, Kondisi Bayi Mulai Membaik

Seorang warga yang menunjuk tempat penemuan bayi. (Diky Putra Sansiri/Radar Sidoarjo) - Image

Seorang warga yang menunjuk tempat penemuan bayi. (Diky Putra Sansiri/Radar Sidoarjo)

JawaPos.com – Kasus pembuangan bayi di Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Sidoarjo masih dalam penyelidikan. Sementara itu, bayi tersebut dalam kondisi yang mulai membaik di RSUD Sidoarjo.

Kanit Reskrim Polsek Candi, Iptu Imam Tarmudji mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari warga sekitar, tempat penemuan bayi itu masih belum dilengkapi CCTV.

Pihaknya masih akan mencari sejumlah barang bukti dan keterangan saksi lain untuk mengungkap dugaan pembuangan bayi tersebut.

“Masih kita dalami. Semua saksi-saksi sudah kita periksa,” terangnya pada Jumat (29/12).

Mengutip Radar Sidoarjo, salah seorang warga sekitar, Ulfa mengungkapkan jika tempat ditemukannya bayi merupakan gang buntu, sehingga jarang orang dari luar masuk ke gang tersebut.

“Bukan orang sini (pelakunya), tapi sepertinya orangnya sudah hafal daerah sini,” katanya.

Pelaku pembuangan bayi diduga paham waktu tempat itu dalam kondisi sepi, karena anak-anak kecil biasanya bermain di lapangan.

“Ibu-ibu biasanya juga berkumpul di salah satu rumah warga, tapi ini pas siang sepi. Tidak ada orang yang keluar,” katanya.

Dari informasi yang berhasil didapatkan, saat kejadian terlihat pasangan laki-laki dan perempuan melintasi gang buntu tersebut.

Keduanya berboncengan mengendarai Honda Vario berwarna hitam, dengan ciri-ciri, yang laki-laki berumur agak dewasa dan yang perempuan seperti masih SMP.

Sementara itu, Humas RSUD Sidoarjo, Sri Yuliati mengatakan jika kondisi bayi perlahan sudah mulai membaik.

“Untuk sesak nafasnya sudah mulai berkurang,” jelasnya.

Saat ini, bayi tersebut sedang dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) untuk mendapatkan perawatan intensif, dengan masih diberikan infus dan antibiotik agar keadaan bayi semakin membaik.

Menurut Sri, mengenai kebiruan di tubuh bayi dikarenakan kondisi bayi yang kedinginan, karena ia yang ditaruh di tempat terbuka, sehingga membiru dan sesak napas.

Setelah bayi itu membaik, pihaknya akan melimpahkan ke Dinas Sosial UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore