
Pulau Sempu Malang Selatan /sumber: TripAdvisor
JawaPos.com – Belum lama ini, seorang mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dilaporkan hilang di Pulau Sempu saat melakukan penelitian.
Diketahui, korban bersama dengan beberapa rekannya melakukan penelitian di Pulau Sempu, Dusun Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Mahasiswa bernama Galang Edhi Swasono (20) warga Desa Gunung langit, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara tersebut, dikabarkan hilang Rabu, (27/12) pukul 11.30 WIB.
Sebelumnya, Pulau Sempu Malang memang bukanlah lokasi yang bebas dikunjungi oleh semua orang.
Alhasil, hal inilah menimbulkan larangan serta mitos yang beredar terkait pulau tersebut.
Dilansir dari Radar Kudus, pulau Sempu Malang, telah menjadi cagar alam sejak zaman kolonial Belanda, berdasarkan Besluit van den Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie No 69 dan No 46yang tertanggal pada 15 Maret 1928.
Pulau Sempu Malang memiliki keunikan tersendiri, yaitu Segara Anakan yang merupakan danau di dalam kawasan dengan air berasal dari laut yang melewati celah atau karang berlubang.
Sebagai cagar alam, Pulau Sempu memiliki beberapa tipe ekosistem, mulai hutan pantai, mangrove, dan hutan tropis dataran rendah yang hampir mendominasi keseluruhan area pulau ini.
Pulau Sempu memiliki beragam vegetasi, antara lain bendo, triwulan, wadang, dan buchanania. Semua vegetasi tersebut masih tumbuh baik.
Vegetasi hutan pantai di sana antara lain: Barringtonia Racemosa, Nyamplung, Ketapang, Waru Laut, dan Pandan.
Sedangkan, vegetasi mangrove ada empat jenis, yaitu bakau ditemukan dua jenis (Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata), api-api, dan tancang.
Sedangkan fauna yang terdapat di kawasan ini, terdiri dari lutung jawa, kera hitam, kera abu-abu, babi hutan, kijang, kancil, raja udang, ikan beledok, kepiting, kelomang, kupu-kupu, dan semut.
Larangan Wisata ke Pulau Sempu
Meski memiliki kekayaan alam, Pulau Sempu ini tetap tidak dibuka untuk kunjungan wisata.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
