
Turis asing atau mancanegara yang berkunjung ke Pacitan dalam lima tahun terakhir turun drastis./ (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)
JawaPos.com – Semenjak adanya Covid-19 yang terjadi pada 2019 silam, beberapa destinasi wisata yang tersebar di wilayah Indonesia mengalami penyusutan jumlah wisatawan.
Hal tersebut tentu saja bakal berdampak pada merosotnya keuntungan industri pariwisata di beberapa daerah.
Salah satunya di industri pariwisata di Pacitan yang diketahui masih belum sepenuhnya pulih hingga saat ini.
Kemunduran sektor pariwisata di Pacitan itu terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman yang terus menerus mengalami penyusutan dari tahun ke tahun.
Dilansir dari Radar Madiun (JawaPos Grup), Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, mencatat adanya penurunan secara signifikan terkait jumlah turis asing yang berkunjung ke Pacitan terjadi selama lima tahun terakhir.
Berdasarkan data BPS tersebut, pada tahun 2018 tercatat sebanyak 1.397 wisman yang datang ke Pacitan.
Sementara pada 2019, saat pertama kali diumumkan adanya pandemi Covid-19, jumlah wisman ke Pacitan turun menjadi 1.211.
Pada 2019 penurunan memang tidak terlalu besar, namun pada saat pandemi Covid-19 mulai meningkat secara signifikan dan diberlakukannya pembatasan sosial, yaitu pada 2020, membuat jumlah wisman ke Pacitan turun sangat drastis yakni hanya 105 wisman.
Dua tahun selanjutnya, yakni pada 2021 dan 2022 jumlah wisman ke Pacitan mengalami sedikit peningkatan. Pada 2021, jumlah wisman sebanyak 215 orang dan pada 2022, sebanyak 264 wisman.
Kemudian, tahun 2023 ini Pacitan dikunjungi 283 wisman. Hal tersebut memang mengalami kenaikan dari angka wisman ke Pacitan tahun 2022.
Namun, hal tersebut tak lantas mengembalikan tren pariwisata Pacitan di Mancanegara.
Bisa dibilang seperti itu, karena jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelum Covid-19, jumlah wisman rata-rata mencapai angka lebih dari 1.000 wisman.
Hal tersebut menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisman belum pulih seperti kondisi pra pandemi.
‘’Memang belum pulih seperti pasca-pandemi,’’ kata Kabid SDM Disparbudpora Pacitan Rakhmad Adi Mandego, pada Senin (25/12), seperti yang dikutip Radar Madiun (JawaPos Grup).
Eko pun mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk menarik kembali wisman ke Pacitan, dengan menggelar berbagai event berkelas internasional.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
