
Tim HKTDC datang ke Surabaya didampingi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) dan Kadar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya.
JawaPos.com–Hongkong Trade Development Council (HKTDC) membuka awal 2024 dengan sejumlah pameran internasional di Hongkong. Tim HKTDC menyampaikan sosialisasi dan mengajak para pelaku ekonomi untuk berpartisipasi dalam pameran itu. Indonesia dinilai sebagai salah satu negara yang memiliki hubungan bilateral baik dengan Hongkong.
Tim HKTDC datang ke Surabaya didampingi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) dan Kadar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya. Ketua Hipmi Surabaya Denny Yan mengatakan, Surabaya mempunyai potensi besar dengan jumlah usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bisa mengikuti pameran HKTDC. Hingga kini, ada lebih dari 60 ribu UMKM di Surabaya.
”Para pelaku UMKM perlu terus berkembang. Mereka butuh adanya akses pasar, permodalan, serta transfer pengetahuan. Dengan pameran ini, menjadi opportunity yang bisa membangun fundamental antara Indonesia khususnya pelaku usaha di Surabaya dengan Hongkong dan sebaliknya,” ujar Denny Yan.
”Hipmi Surabaya akan membantu menjembatani untuk akses market, termasuk menemukan vendor produk baik untuk didatangkan ke Indonesia, maupun ekspor produk kita ke Hongkong,” tambah dia.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya M. Ali Affandi mengapresiasi HKTDC yang datang ke Indonesia dan menjadikan Surabaya sebagai kota yang dikunjungi.
”Biasanya HKTDC hanya ke Jakarta. Tapi, ini perlu diapresiasi karena HKTDC mau jemput bola ke Surabaya. Artinya mereka tahu potensi di Jawa Timur dan Surabaya. Tentu ini akan bisa menjadi hub bagi pelaku usaha di Indonesia timur,” jelas Ali Affandi.
Mas Andi, sapaan akrab Ali Affandi menyampaikan, Hongkong mempunyai sederet event pameran perdagangan berskala internasional.
”Jadi harapan saya, pelaku UMKM di Surabaya dan Jawa Timur bisa terkurasi dengan ikut pameran ini, apalagi dengan bimbingan dari Kadin Jatim. Teman-teman Hipmi dan pelaku usaha lain juga diharapkan bisa memanfaatkan ini,” tutur Ali Affandi.
”Saya rasa produk UMKM di Indonesia, tak terkecuali di Surabaya, sudah memikirkan kualitas produk. Banyak produk UMKM yang sudah next level, dan pasar global menjadi step selanjutnya,” tambah dia.
Sementara itu, Regional Director, South East Asia & South Asia HKTDC Ronald Ho menyampaikan, akan menggelar 10 pameran perdagangan internasional pada awal 2024 di Hongkong. Ajang itu menawarkan platform yang ideal bagi para pengusaha dan pemasok dari Indonesia untuk mengembangkan bisnis mereka ke pasar-pasar baru.
”Kami berharap dapat menyambut lebih banyak pelaku usaha di Indonesia termasuk Surabaya untuk menjajaki peluang bisnis dan memasuki pasar global melalui pameran HKTDC. Kami mendorong semua pembeli, distributor dan peritel dari Indonesia datang ke Hongkong untuk mencari kebutuhan mereka dan memperluas jaringan,” kata Ronald Ho pada press conference HKTDC bersama Kadin dan Hipmi Surabaya, Kamis (14/12).
Ronald menambahkan, sejak Februari, HKTDC telah mengadakan 24 pameran dagang internasional di Hongkong. Menarik lebih dari 400.000 pembeli dan peserta pameran dari 199 negara dan regional, yang memperkuat status Hongkong sebagai pusat perdagangan, konvensi, dan pameran terkemuka.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
