
Ilustrasi mayat di kamar hotel (JawaPos.com)
JawaPos.com - Terjawab sudah teka-teki Mahasiswa perhotelan, Aldi Sahilatua Nababan, yang November 2023 lalu ditemukan tewas dalam kamar kosnya di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta Selatan, Badung, Bali.
Dilansir Radar Bali (JawaPos Grup), sebanyak 19 saksi, tiga ahli, dan bukti petunjuk berupa chatingan di HP dan CCTV telah diperiksa secara keseluruhan, dan hasilnya menunjukkan bahwa lelaki 23 tahun itu dipastikan bunuh diri.
Diketahui, sebelum Aldi memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, ia sempat minum racun serangga. Penyebab dari bunuh dirinya ini diduga karena ia mengalami depresi sejak lama.
Hal tersebut pun turut di konfirmasi oleh Dokter yang melakukan autopsi terhadap jenazah Aldi. Ia mengakui bahwa tidak ada tanda kekerasan dari ujung rambut sampai ujung kaki.
"Saya pastikan, Aldi tewas karena bunuh diri dengan cara gantung," ungkap Dokter Forensik RS Bhayangkara Medan dr. Ismurrizal, dalam gelaran jumpa pers di Mapolresta Denpasar, Rabu (13/12), seperti yang dikutip Radar Bali (JawaPos Grup).
Ditemukan bekas lilitan tali yang melingkar pada daerah leher dan terdapat daerah yang kosong pada telinga kiri seperti hurup V terbalik. Artinya di sana terdapat ikatan dari lilitan tali tersebut.
Lebih lanjut Ismurizzal mengungkapkan bahwa Jenazah Aldi juga sudah mengalami pembusukan dan sudah diformalin. Sehingga beberapa bagian tubuhnya mengalami beberapa perubahan.
Hasil final dari pemeriksaan itu sekaligus mematahkan dugaan keluarga bahwa secara fisik ada beberapa luka di tubuh, diantaranya luka sobek di bagian alat kelamin sehingga pecah, lengan tangan kanan memar dan sikunya bergeser.
Terkait buah zakar yang sempat disebut pihak keluarga rusak, juga sudah diperiksa. Hasil autopsi Dokter di dapati bahwa jumlah buah zakar lengkap. Buah zakar itu berisi gas gas hasil pembusukan, tidak dijumpai tanda kekerasan.
Hasil autopsi tersebut juga turut didukung oleh sejumlah pesan yang diperiksa pihak berwajib, yang isi pesan-pesannya menunjukkan bahwa ia depresi dan berniat mengakhiri hidupnya dengan berbagai cara.
Sebelumnya, Ahli Forensik RSUP Prof Ngoerah dr. Dudut Rustyadi juga menjelaskan, pihaknya menerima jenazah Aldi Sahilatua Nababan pada 18 November 2023. Ia pun menyimpulkan bahwa Aldi memang bunuh diri.
Pada saat itu, dr. Dudut segera melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Hasilnya, tubuh korban sudah dalam keadaan membusuk. Tanda itu berupa perubahan warna kulit menjadi warna merah kehitaman atau kehijauan.
Kemudian, di beberapa bagian tubuh kulit arinya sudah mengelupas, ada pembengkakan dari wajah, bibir, lidah menjulur, mata melotot, kantong zakar pun mengalami pembusukan dan pembengkakkan, pada hidung dan mulut keluar cairan berwarna merah kehitaman.
Menurutnya ciri-ciri tersebut memang murni disebabkan karena pembusukan bukan luka yang diterimanya semasa hidup. Selain itu, ditemukan juga luka lecet tekan yang melingkari leher, dengan arah miring dari kanan bawah ke kiri atas.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemungkinan simpul di sebelah kiri, dari arah tersebut menunjukkan bahwa yang aktif adalah berat badannya, jadi bukan talinya. Diketahui oleh kedokteran forensik, jika talinya yang aktif maka biasanya talinya mendatar pada kasus mati gantung itu.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
