Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Oktober 2021 | 03.29 WIB

Ratusan Warga Masih Mengungsi Pascagempa Ambarawa

Kapolda Jateng Irjen Pol.Ahmad Luthfi mengecek kondisi pengungsi di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Senin (25/10). Humas Polda Jateng/Antara - Image

Kapolda Jateng Irjen Pol.Ahmad Luthfi mengecek kondisi pengungsi di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Senin (25/10). Humas Polda Jateng/Antara

JawaPos.com–Sekitar 200 warga masih mengungsi di beberapa titik pengungsian pascagempa bumi yang melanda wilayah Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dan sekitarnya. Gempa terjadi sejak Sabtu (23/10) hingga Minggu (24/10).

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengecek langsung kondisi pengungsi yang hampir sebagian merupakan anak-anak itu di Desa Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Kapolda Ahmad ingin memastikan protokol kesehatan tetap jalankan meski berada di lokasi pengungsian.

”Meskipun di tempat pengungsian, protokol kesehatan harus tetap jalan,” kata Ahmad Luthfi seperti dilansir dari Antara, Senin (25/10).

Menurut dia, para warga hanya merasa trauma akibat guncangan gempa.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto menjelaskan, selain di Desa Pojokdari, tenda juga disiapkan di halaman RSUD Ambarawa untuk mengantisipasi warga yang trauma. Dari hasil pendataan, terdapat 33 rumah warga yang terdampak guncangan gempa dua hari terakhir itu.

”Tidak roboh, hanya retakan,” terang Heru Subroto.

Sebelumnya, BMKG mencatat terjadi rentetan gempa Bumi di Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa, Provinsi Jawa Tengah, sejak Sabtu (23/10) dinihari pukul 00.32 WIB yang dipicu sesar aktif. Episenter gempa terletak di koordinat 7,296 LS dan 110,38568 BT tepatnya di darat pada jarak 13 km arah barat laut Kota Salatiga dengan kedalaman hiposenter 6 km.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa memiliki magnitude 3,0 diikuti tujuh kali rentetan gempa susulan (aftershocks), dengan magnitudo 2,9 kemudian 2,5 selanjutnya 2,5 lalu 2,6 dan 2,1 serta 3,0 dan 2,7 yang terjadi pukul 06.44.56 WIB. BMKG mencatat setidaknya 31 gempa susulan yang terjadi hingga Minggu (24/10) siang.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore