
PT Palapa Timur Telematika (PTT) bekerjasama dengan Google, Telkomse menggelar Program sharing session praktek penggunaan alat pada teknologi Fiber Optic kepada gererasi muda Papua.
JawaPos.com - Sejumlah sekolah kejuruan dan universitas terkait dengan infrastruktur dan jaringan telekomunikasi di Papua mendapat kesempatan mengikuti program sharing session praktek penggunaan alat pada teknologi Fiber Optic, seperti penggunaaan alat OTDR (Optical Time-Domain Reflectometer), OPM (Optical Power Meter) dan Splicer.
Program ini dilaksanakan PT Palapa Timur Telematika (PTT) bekerjasama dengan Google, Telkomsel, dan Stafsus putra asli Papua, yakni Ka Billy Mambrasar dengan harapan bisa memberikan manfaat untuk jangka panjang khususnya dalam hal telekomunikasi. Praktik pelatihan ini diadakan di Sekolah kejuruan dan universitas dengan jurusan yang berkaitan dengan infrastruktur dan jaringan telekomunikasi. Dengan judul “Sinergi Telekomunikasi Indonesia Timur”.
Kegiatan dilakukan di Manokwari - Bintuni secara online, bersama dengan SMKN 2 Manokwari, STMIK Manokwari, dan SMKN 1 Bintuni. Sebanyak 350 peserta antusias pada kegiatan ini. Adapun dihadiri dan dibuka langsung oleh Kadis Pendidikan Manokwari Martinus Dowansiba.
Widodo Yuli Prasetyo selaku Support Operation PTT sekaligus penyelenggara kegiatan mengatakan PTT berharap kegiatan dan program ini nantinya bisa memberikan manfaat untuk jangka panjang khususnya dalam hal telekomunikasi.
"Kami berharap nantinya siswa dan siswi khususnya putra daerah dapat berkontribusi untuk memajukan wilayahnya masing-masing," katanya melalui siaran pers.
Widodo menyebut tak sebatas program diskusi, pihaknya juga mengadakan praktek pengenalan alat OTDR, Optical Power Meter dan splicer dari PT Palapa Timur Telematika dan praktek pengenalan Radio Frequency oleh Telkomsel.
Kegiatan sharing session ini sebagai pengenal kepada siswa dan mahasiswa terkait fiber optic, yang kemudian dapat dilanjutkan dengan mengikuti Praktik Kerja Lapangan di perusahaan Palapa Timur Telematika
Pada tahap PKL ini siswa dan mahasiswa dapat ditentukan untuk bisa melanjutkan bekerja di PTT. Selain untuk mengedukasi mengenai pentingnya jaringan Palapa Ring Timur, program ini juga menjadi salah satu cara PTT untuk berkontribusi langsung dalam pengembangan masyarakat di sektor pendidikan.
"PTT mengutamakan putra daerah yang berkompeten untuk dapat berkontribusi langsung pada pemeliharaan jaringan Palapa Ring Timur, agar adanya sense belonging untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan fasilitas infrastruktur telekomunikasi yang telah tersedia," kata Widodo.
Kepala Sekolah SMKN 1 Bintuni Eko hadi mengatakan melalui kesempatan ini tentunya telah membuka kesempatan untuk siswa siswi menambah pengetahuan dan juga pengalaman dalam praktek penggunaan alat-alat telekomunikasi yang terus berkembang.
“Terimakasih terhadap PT Palapa Timur Telematika yang telah mengadakan kegiatan ini dengan mengajak Telkomsel dan juga Google, memberikan pengetahuan mengenai teknologi telekomunikasi," ujarnya.
Pada sharing session ini PTT membawakan materi mengenai fiber optic yang menjadi teknologi telekomunikasi dalam proyek Palapa Ring Timur, Telkomsel menjelaskan mengenai teknologi BTS yang mereka gunakan di wilayah-wilayah Papua, dan Google membawakan materi mengenai pemanfaatan internet yang positif dengan penggunaan aplikasi youtube serta penjelasan mengenai belajar.id oleh Dzulfikar selaku perwakilan dari Google for education.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
