Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Desember 2023 | 21.16 WIB

Basarnas Terus Cari 12 Orang Hilang akibat Banjir Bandang Humbahas

Lokasi banjir bandang dan longsor yang terjadi di kawasan permukiman di Desa Simangulampe, Kabupaten Humbang Husundutan, Sumatera Utara, Jumat (1/12) malam. - Image

Lokasi banjir bandang dan longsor yang terjadi di kawasan permukiman di Desa Simangulampe, Kabupaten Humbang Husundutan, Sumatera Utara, Jumat (1/12) malam.

JawaPos.com–Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Kota Medan terus melakukan pencarian atas 12 orang hilang. Mereka menjadi korban bencana banjir bandang dan longsor yang menerjang kawasan permukiman di Desa Simangulampe, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Jumat (1/12) malam.

”Berdasar data yang baru masuk pada kami, 12 orang,” ujar Hubungan Masyarakat (Humas) Basarnas Kota Medan Sariman S. Sitorus, seperti dilansir dari Antara Medan, Sabtu (2/12).

Dia menjelaskan, saat mendapat laporan, Basarnas bersama pemangku kebijakan terkait terus mengerahkan personel turun ke lokasi guna melakukan operasi pencarian.

”Personel terus melakukan pencarian. Kami terus meng-update perkembangan, apakah 12 orang itu benar-benar dinyatakan hilang. Tapi sampai saat ini 12 orang tersebut belum ditemukan,” ujar Sariman.

Dalam operasi pencarian tersebut, pihaknya menurunkan beberapa peralatan mountaineering guna memaksimalkan proses pencarian. Material bebatuan yang terbawa banjir dan longsor cukup menyulitkan petugas mencari korban.

Sariman S. Sitorus menjelaskan, banyaknya material batuan yang diakibatkan banjir bandang dan longsor tersebut, benar-benar menyulitkan tim dalam melakukan pencarian. Selain menggunakan ekskavator, tim juga harus menggeser secara manual material batuan tersebut untuk membuka akses pencarian di lokasi yang dicurigai jadi posisi keberadaan korban.

”Hingga saat ini tim masih berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian dengan harapan seluruh korban secepatnya ditemukan,” tambah Sariman.

”Kami juga mengerahkan satu unit drone yang dilengkapi teknologi pembaca suhu untuk melakukan pencarian melalui udara,” ucap dia.

Berdasar informasi, banjir bandang dan longsor yang melanda Desa Simangulampe, Baktiraja, Kabupaten Humbang Husundutan, terjadi Jumat (1/12) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Humbang Hasundutan Batara Franz Siregar mengatakan, sudah memerintahkan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) agar bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing untuk lebih cepat memulihkan situasi.

”Sejumlah alat berat yang ada di BPBD, Dinas PUTR, dan di Dinas Pertanian, sudah dikerahkan ke lokasi. Dinas Sosial sudah menyiapkan dapur umum untuk kesediaan makanan bagi keluarga yang terdampak longsor. Tenaga medis, termasuk peralatan, baik itu dari puskesmas dan RSUD Doloksanggul disiagakan untuk menangani korban, pun Dinas Lingkungan Hidup yang telah menyiapkan kebutuhan air bersih,” ujar Batara.

Selain itu, lanjut Batara, Tim Basarnas Pos Parapat telah diminta bantuan untuk operasi pencarian dan pertolongan bagi korban dan saat ini sudah tiba di lokasi.

”Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama berdoa untuk keselamatan warga yang terdampak bencana dan selalu waspada karena saat ini curah hujan masih tinggi di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan,” ujar Batara Franz Siregar.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore