Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Desember 2023 | 13.15 WIB

Berhasil Atasi Kemiskinan Ekstrem di Jatim, Gubernur Khofifah Apresiasi Para Kepala Desa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Rapat Koordinasi Pembinaan Aparat Pemerintah Desa di Graha Universitas Negeri Surabaya, Kamis (30/11). (ANTARA/Rizal Hanafi) - Image

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Rapat Koordinasi Pembinaan Aparat Pemerintah Desa di Graha Universitas Negeri Surabaya, Kamis (30/11). (ANTARA/Rizal Hanafi)

JawaPos.com - Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja para kepala desa di wilayahnya.

Dilansir dari Antara pada Jumat (1/12), Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi para kepala desa di Jawa Timur karena sudah bekerja membantu menurunkan angka kemiskinan ekstrem.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gubernur Khofifah dalam Rapat Koordinasi Pembinaan Aparat Pemerintah Desa di Graha Universitas Negeri Surabaya, Kamis (30/11).

"Kemiskinan ekstrem di Jatim turun 3,58 persen, dari tahun 2020 sebesar 4,4 persen menjadi 0,82 persen pada Maret 2023. Penurunan kemiskinan di Jawa Timur tertinggi di antara provinsi yang ada di Indonesia," kata Gubernur Jatim.

Perempuan nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi Jatim tersebut menyerukan kepada para kepala desa untuk terus menjaga agar angka kemiskinan ekstrem tidak kembali naik untuk ke depannya.

"Mohon dijaga, Insya Allah kalau hasil survei September 2023 ini nanti baru Maret akan diumumkan biasanya, Insya Allah kemiskinan ekstrem di Jawa Timur sudah akan mendekati nol persen, mudah-mudahan menjadi amal jariyah panjenengan (anda) semua," serunya.

Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa kerja keras para perangkat desa telah tercatat di sejumlah instrumen, termasuk di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Tepat pada 10 November saat Hari Pahlawan, Kementerian Dalam Negeri memberikan penghargaan kepada Provinsi Jawa Timur karena kerja keras panjenengan semua ini, yaitu prosentase kategori daerah yang pertumbuhan desa berkembangnya paling cepat di antara provinsi se-Indonesia ini menurut saya sesuatu yang prestasi," ujarnya.

Maka dari itu, Gubernur Jatim berterima kasih kepada semua yang terlibat dalam menangani penurunan kemiskinan ekstrem di provinsi dengan 41,4 juta penduduk tersebut.

"Terima kasih kepada seluruh jajaran kepala desa, perangkat desa, BPD, karang taruna, PKK dan semuanya, karena tidak mudah menurunkan angka kemiskinan ekstrem," kata Khofifah Indar Parawansa.

Sebelumnya, berkat penurunan angka kemiskinan sebesar 3,58 persen atau 1.480.140 jiwa selama tiga tahun terakhir, pada periode 2020-2023, Pemprov Jatim mendapatkan penghargaan insentif fiskal sebesar Rp6,215 miliar dari Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.

Insentif tersebut pada prosesnya akan disalurkan untuk padat karya tunai, pengadaan air bersih di desa rawan kekeringan dan pasar murah untuk menekan inflasi.

Kemudian, juga akan disalurkan dalam bentuk bantuan langsung tunai untuk penyandang disabilitas dan makanan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Panti Sosial.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore