Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 November 2023 | 03.07 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Peran Guru Sebagai Motor Penggerak Wujudkan Generasi Emas 2045

Logo Hari Guru Nasional 2023 yang diperingati setiap 25 November. (Kemdikbudristek) - Image

Logo Hari Guru Nasional 2023 yang diperingati setiap 25 November. (Kemdikbudristek)

JawaPos.com–Guru memiliki andil besar dalam pembentukan karakter peserta didik, terutama dalam membentuk pribadi anak yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berjiwa Pancasila. Sekaligus bisa menjadi generasi unggul dan berdaya saing.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya peran guru sebagai motor penggerak terwujudnya generasi emas 2045. Guru memegang peran kunci bagaimana generasi muda bangsa dibentuk jadi generasi emas.

”Untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 sangat ditentukan bagaimana kualitas pendidikan saat ini,” tegas Gubernur Khofifah di peringatan Hari Guru Nasional 2023, Sabtu (25/11).

”Para guru di Indonesia saat ini ibarat motor penggerak yang akan menentukan ke arah mana kemudi akan bergerak dan melaju,” imbuh dia.

Dia menjelaskan, guru adalah agen perubahan yang akan menjadi role model dalam upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia. Guru juga diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman. Harapannya generasi penerus memiliki mental tangguh menghadapi tantangan global.

”Hal ini sesuai dengan tema peringatan Hari Guru Nasional tahun ini yakni Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar. Tema yang diangkat menegaskan peran guru sebagai penggerak utama dalam transformasi pendidikan Indonesia, mewujudkan Indonesia emas 2045 ditentukan bagaimana peran guru saat ini,” terang Khofifah.

Menurut dia, saat ini, terdapat empat tantangan utama bagi guru. Pertama, tantangan era disrupsi, yang menuntut inovasi dalam penyelenggaraan tata kelola maupun proses pembelajaran. Kedua, tantangan globalisasi, bagaimana standar kualitas sekolah dan lulusan sekolah tidak hanya diukur dalam skala lokal atau nasional, tetapi juga global.

Ketiga, lanjut dia, tantangan era media sosial yang membuat tuntutan dan harapan masyarakat semakin tinggi. Keempat, tantangan era gig economy yang menunjukkan bahwa generasi Z dan milenial lebih menyukai pekerjaan temporer yang fleksibel dan tidak mengikat.

Khofifah menegaskan, berbagai tantangan tersebut harus dijawab dengan pendidikan berkualitas. Guru adalah faktor kunci keberhasilan menjawab tantangan-tantangan itu.

”Maka sangat penting untuk berinvestasi dalam menyiapkan guru profesional yang mampu mendidik generasi muda menuju masa depan Indonesia lebih cerah,” papar Khofifah.

”Melalui program Jatim Cerdas, Pemprov Jawa Timur mengambil peran besar membangun SDM unggul melalui penyelenggaraan pendidikan dengan baik. Sampai saat ini, terdapat 4 ribu lebih sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB. Kemudian, ada 100 ribu lebih guru dan tenaga kependidikan tersebar di Jawa Timur,” ucap Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore