Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 November 2023 | 04.36 WIB

Kementerian Pertanian Sebut Sumsel Akan Cetak Sawah 200 Ribu Hektare

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebut Kementan akan mencetak 200 ribu hektare sawah baru di Sumsel. - Image

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebut Kementan akan mencetak 200 ribu hektare sawah baru di Sumsel.

JawaPos.com–Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan upaya meningkatkan produksi padi dan beras di Indonesia. Kementan secara khusus memberikan kuota untuk mencetak 200 ribu hektare sawah baru di Sumsel.

Nanti 100 ribu hektare sawah baru direalisasikan pada 2023 dan 100 ribu hektare selanjutnya direalisasikan pada 2024. Diharapkan dengan adanya penambahan garapan lahan sawah seluas 200 ribu hektare tersebut mampu menambah produksi beras di Sumsel.

Mentan Andi Amran Sulaiman menargetkan produksi beras Indonesia pada 2024 menjadi 37 juta ton. Meningkat jika dibanding produksi 2023 pada angka 31,3 juta ton. 

”Untuk merealisasikan target tersebut Kementan mengharapkan Sumsel ikut menambah produksi beras pada 2024,” ucap Mentan Andi Amran Sulaiman.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Sumsel (Sumsel) Agus Fatoni menyambut baik kuota perluasan lahan yang ditargetkan kementan tersebut.

”Sumsel siap mendukung program optimalisasi pengembangan lahan rawa menjadi lahan sawah,” ucap Fatoni.

Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sumsel Bambang Pramono mengatakan, untuk meningkatkan produksi padi di Sumsel, pihaknya akan memperluas lahan sawah pada akhir 2023 dengan 100 ribu hektare siap garap. Sedangkan pada 2024, dilanjutkan 100 ribu hektare lagi.

”Setelah mendapatkan arahan langsung dari Mentan, Sumsel kebagian jatah seratus ribu hektare, namun Pak Gubernur optimistis perluasan tersebut digarap menjadi dua ratus hektare. Alhamdulillah bantuan benih padi dan sarana produksi lain diberikan Kementan pada 2024 untuk seratus ribu hektare,” jelas Bambang.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, akan melakukan berbagai upaya mendorong pelaksanaan optimalisasi lahan rawa menjadi sawah siap tanam. Pihaknya membentuk tim di tingkat provinsi, kabupaten/kota termasuk unsur TNI, Polri, PT Pusri dan mitra kerja lain.

”Produksi kita saat ini sudah 1,5 juta ton. Dengan penambahan itu produksi beras menjadi 3 juta ton pada 2024,” ucap Bambang Pramono.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore