
Dewacoco olah sabut kelapa jadi bahan bakar terbarukan.
JawaPos.com–Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo berkunjung ke kampus Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau di Desa Goal, Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Timur. Di kampus Program Studi Agroteknologi itu, Jerry Hermawan Lo memberikan Stadium Generale tentang pengalaman hidupnya bertajuk Life University.
Mahasiswa STKP Banau bersemangat menyaksikan Stadium Generale. Selain mahasiswa, acara juga diikuti dosen hingga penggiat agrobisnis. Selama dua jam mereka menyimak dan mengikuti bertanya-jawab dengan Jerry Hermawan Lo.
Jerry Hermawan Lo bercerita tentang visinya di agrobinis dengan mengusung energi keberlanjutan. Di kesempatan tersebut, Jerry Hermawan Lo berjanji memberikan beasiswa bagi 5 mahasiswa STKP Banau berprestasi untuk bisa melanjutkan program pasca-sarjana (S2) di IPB.
Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo mengatakan lokasi Dewacoco di Desa Goal Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Timur, adalah tempat bersejarah. ”Dengan dibukanya pabrik di sini akan menjadi berkah sumber kemakmuran bagi masyarakat setempat,” tutur Jerry Hermawan Lo.
Pembukaan pengoperasian pabrik Dewacoco di atas lahan seluas 58 hektare di antara perkebunan kelapa. Pabrik pengolahan kelapa terpadu itu tak semata mengolah kelapa di daerah dengan sumber daya tanaman kelapa begitu melimpah. Tetapi juga menjadi perusahaan netral karbon penghasil energi terbarukan dari bahan bakar biomassa limbah sabut kelapa.
”Dewacoco jadi perusahaan satu-satunya di dunia penghasil bahan bakar biomassa dari limbah sabut kelapa,” papar Jerry Hermawan Lo.
Jerry Hermawan Lo menjelaskan, pengolahan bahan bakar biomassa itu dimulai dari bagian open area. Di bagian itu kelapa disortir sebelum diangkut para pekerja untuk masuk tahap dehusking atau memisah sabut dengan tempurung.
Tempurung kelapa masuk proses pengolahan lanjutan sementara sabut dipadatkan menjadi briket menjadi bahan bakar biomassa. Briket sabut kelapa itu kemudian dibakar di suhu tinggi tanpa oksigen sehingga material mentah akan mengalami pemecahan struktur kimia menjadi fase gas atau proses itu disebut pembakaran pirolisis.
”Saat ini Dewacoco sudah menghasilkan 1 megawatt untuk menyuplai listrik di perusahaan. Analogi sederhananya, jika satu rumah punya besaran daya 2.000 watt, bisa menyuplai untuk 500 rumah dari situ,” terang Chief Executive Officer PT Dewa Agricoco Indonesia Arthur Pelupessy.
Dewacoco, lanjut Arthur Pelupessy, berharap kapasitas biomassa bisa ditingkatkan agar bisa bermanfaat pula untuk masyarakat setempat. Dewacoco memiliki harapan dapat menjadi manfaat secara ekonomis, memacu energi keberlanjutan, dan membangun kesadaran bersama tentang perbaikan lingkungan baik di masyarakat Jailolo sampai ke seluruh dunia.
”Proses membangun kesadaran bersama tentang lingkungan tersebut nyatanya telah dilakukan Dewacoco dengan tak ada satu pun sampah (waste) tersisa,” kata Arthur Pelupessy.
Setelah sabut menjadi briket untuk bahan bakar biomassa, selanjutnya tempurung masuk ke tahap dewatering untuk diambil air. Tempurung kelapa lalu dipisah dari batok untuk dijadikan charcoal.
Setelah melewati berbagai tahap dan proses, air kelapa diubah menjadi CCO, bagian dagingnya kemudian masuk ke tahap drying diubah menjadi desicated dan tepung. Deiscated kelapa tersebut didistribusikan menjadi bahan pangan, dapat pula menjadi bahan untuk pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO).
Anggota DPD RI Namto Hui Roba mengaku gembira karena kelapa sebagai produk utama di Halmahera Barat bisa punya nilai lebih. Sebelumnya hanya menjadi kopra.
”Dewacoco punya dampak besar bagi masyarakat karena mampu membuat kelapa di Halmahera Barat bisa memiliki nilai lebih. Apalagi pemanfaatan limbah menjadi energi terbarukan sangat baik bagi lingkungan,” ucap Namto Hui Roba.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
