Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 November 2023 | 04.30 WIB

BMKG IV Makassar Prediksi Awal Musim Hujan Akhir November

Siklus pergerakan angin dan awan melalui citra satelit di kantor BBMKG Wilayah IV Makassar, Sulawesi Selatan. - Image

Siklus pergerakan angin dan awan melalui citra satelit di kantor BBMKG Wilayah IV Makassar, Sulawesi Selatan.

JawaPos.com–Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar, Sulawesi Selatan, memprediksi awal musim hujan mulai masuk pada akhir November. Sebelumnya musim hujan diprediksi pada awal November.

”Untuk hujan pada November ini sifatnya masih spot-spot. Sedangkan pada dasarian III akhir November lebih meluas dengan intensitasnya dari ringan hingga deras dalam waktu yang singkat,” ujar prakirawan BBMKG IV Makassar Rizky Yudha seperti dilansir dari Antara, Senin (13/11).

Berdasar data curah hujan pada dasarian I antara 1-10 November tercatat pada wilayah Kabupaten Maros dan sekitarnya dengan intensitas memasuki 50 mililiter. Sehingga diindikasikan awal musim hujan terjadi pada awal November.

Sedangkan hasil citra satelit pada wilayah Sulsel bagian barat, seperti Kota Makassar dan sekitarnya, akan memasuki musim hujan pada dasarian II antara 11-20 November. Kendati demikian hujan diprediksi belum merata.

Selain itu, citra satelit juga memotret terbentuknya awan konvektif di wilayah pegunungan, seperti di Kabupaten Barru, Takalar, dan Gowa. Tetapi di wilayah datar seperti Kota Makassar tidak terpantau adanya bentukan awan konvektif.

Namun demikian, kata Rezki, musim hujan diprediksi terjadi pada Awal Desember 2023 sampai Januari 2023. Pada masa periode itu, curah hujan diprediksi akan terjadi secara merata di semua daerah dengan intensitas cukup tinggi.

Mengenai fenomena El Nino, dia menjelaskan, diprediksi melemah, tetapi belum bisa dipastikan hilang. Sebab, dalam lima tahun terakhir fenomena El Nino dan El Nina terus berganti setiap tahun.

Hal itu berbeda dengan satu dekade lalu, dimana fenomena tersebut berlangsung selama beberapa tahun. Menurut Rizky Yudha, semua perkembangan fenomena itu baru dapat dipantau pada Februari 2024.

”Saat ini belum bisa diprediksi. Kalau masuk musim hujan nanti diprediksi akan diikuti angin kencang," terang Rizky.

"Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati. Selain itu diminta segera dilakukan pemangkasan pohon agar dahan tidak patah atau pohonnya tumbang,” tambah Rizky.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore