
Wapres Jusuf Kalla saat Muktamar Muhammadiyah XVII di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (26/11).
JawaPos.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla sempat menyinggung tahun politik saat memberikan sambutannya di Muktamar Muhammadiyah XVII di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (26/11). Ia menyebut, meski Dahnil Anzhar Simanjuntak Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah di pihak nomor 02 (Capres-cawapres), tapi tak berarti kader pemuda Muhammadiyah ikut kebijakan politiknya.
"Ini tahun politik, demokrasi cara kita memilih pemimpin yang baik. Saya menghargai Muhammadiyah pilih yang terbaik, bukan memilih yang paling keras atau hebat kampanyenya. Walaupun Dahnil di pihak nomor 2 tapi tidak berarti pemuda muhammadiyah harus untuk ikut kebijakan politik dia," kata Jusuf Kalla.
Tentu, lanjutnya, yang lebih tinggi Ketua Umum PP Muhammadiyah memberikan kesempatan untuk memilih yang baik. Menurutnya, ini merupakan demokrasi yang baik. "Demokrasi bukan angka saja tapi memajukan bangsa ini. Bukan hitung-hitungan saja, tapi memajukan bangsa ini. Itu yang menjadi hak politik masyarakat," ucapnya.
Menanggapi hal itu, Dahnil Anzar mengatakan, Wapres Jusuf Kalla merupakan orang yang bijak. Ia juga sudah sering berdiskusi dengannya. "Kami selalu mengatakan kita bisa berbeda tapi bisa menggembirakan perbedaan itu," katanya.
Dirinya sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, tentu harus memastikan secara institusional seperti vaksinnya Muhammadiyah. "Muhammadiyah tentu netral, tapi secara pribadi saya tentu berbeda, tapi di Muhammadiyah itu biasa saja," ucapnya.
Terpisah, Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah mengatakan, dalam politik tidak ada yang baru di Muhammadiyah. Sejak zaman KH Ahmad Dahlan hingga sampai kapanpun. "Muhammadiyah berdiri di atas kepribadian dan sifatnya, itulah prinsip Muhammadiyah. Tetap mengambil jarak dari pergumulan politik," kata Haedar.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
