Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 01.10 WIB

Gedung Kantor Gubernur dan Pemerintahan di Kupang Alami Kerusakan Akibat Gempa Bermagnitudo 6,6

Gedung kantor Gubernur NTT yang alami keretakan akibat gempa Kupang (Sumber foto: Antara/Kornelis Kaha)


JawaPos.com - Gempa bumi mengguncang kota Kupang Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (2/11/2023) pukul 05.04 WITA. Dari informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa berkedalaman 10 km tersebut bermagnitudo 6,6.

Pada pukul 06.00 WITA, Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan bahwa warga mengalami kepanikan di beberapa wilayah NTT dan berhamburan keluar rumah.
Dari laporan BPBD Kupang, mengungkapkan bahwa guncangan kuat berlangsung selama 2-5 detik. Namun di beberapa kabupaten, durasi yang dirasakan berbeda-beda.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Kupang Margiono, telah terjadi 6 kali gempa susulan bermagnitudo kecil, tetapi tidak dirasakan warga. Gempa yang berpusat di Kupang ini dirasakan hingga wilayah Kupang, Timor Tengah Selatan, Rote, Waingapu, Alor, Larantuka, dan Lembata.

Gempa dengan skala besar ini dilaporkan menyebabkan berbagai kerusakan ringan pada beberapa bangunan di Kupang. Termasuk diantaranya gedung kantor gubernur NTT yang terlihat mengalami keretakan di sejumlah titik.

"Tadi saya dapat laporan kalau di kantor gubernur NTT ada keretakan akibat gempa bumi pagi tadi," kata Kepala BPBD NTT Ambros Kodo, seperti dikutip Antara. 

Ditambahkannya, ada lebih dari 10 titik keretakan yang terlihat di kantor gubernur dengan ciri khas berbentuk sasando, alat musik dari NTT.

Sejumlah kantor pemerintah yang ada dalam kawasan Civic Center Oelamasi termasuk kantor bupati Kupang tak luput dari dampak gempa hari ini. Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Kupang Benny Selan mengungkapkan bahwa plafon di lantai dua gedung kantor bupati Kupang rusak akibat gempa bumi.

Benny menambahkan, kerusakan pada bangunan pemerintah tidak sampai mengganggu kegiatan pemerintahan dan pelayanan umum. Pemerintah Kabupaten Kupang hingga saat ini masih melakukan peninjauan dan pendataan fasilitas pemerintah dan bangunan warga yang rusak akibat gempa.

BNPB mengimbau pemerintah dan warga NTT untuk tetap waspada potensi gempa susulan serta jangan mudah terpancing oleh berita palsu.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore