Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Oktober 2023 | 20.24 WIB

BEM Nusantara Jateng Gelar Aksi Damai di Malam Renungan Hari Sumpah Pemuda

BEM Nusantara menggelar aksi damai dengan menyalakan lilin dan orasi di Tugu Muda Semarang, Jalan Pandanaran, Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jateng, Jumat (27/10). (Istimewa) - Image

BEM Nusantara menggelar aksi damai dengan menyalakan lilin dan orasi di Tugu Muda Semarang, Jalan Pandanaran, Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jateng, Jumat (27/10). (Istimewa)

JawaPos.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Jawa Tengah menggelar aksi damai dengan menyalakan lilin dan orasi di Tugu Muda Semarang, Jalan Pandanaran, Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jateng, Jumat (27/10). Kegiatan ini merupakan momen malam renungan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Selain itu, mereka juga menyoroti putusan batasan usia capres-cawapres oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Sehingga, mereka menuntut agar Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dicopot dari jabatannya.

“Pada malam hari ini kita bersama-sama menuntut untuk kemudian mencopot Ketua Mahkamah Konstitusi,” kata Koordinator BEM Nusantara Jateng, Shofiyul Amin di lokasi.

Shofiyul mengatakan, BEM Nusantara menilai apa yang diputuskan MK terkait batasan usia capres-cawapres telah melanggar konstitusi.

Apalagi putusan tersebut kental dengan perbuatan nepotisme untuk memuluskan langkah keponakan Ketua MK Anwar Usman, yakni Gibran Rakabuming Raka yang merupakan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

“Tuntutan kita pada malam hari ini terkait dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang kita ketahui bersama bahwa apa yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi kemarin telah melanggar tugas dan wewenangnya,” katanya.

Shofiyul mengatakan, pihaknya juga mendesak Presiden Jokowi mereformasi tubuh Mahkamah Konstitusi untuk meminimalisir polarisasi masyarakat. Pasalnya putusan MK terkait batasan usia capres-cawapres telah menuai kontroversi dan membuka peluang dinasti politik.

“Mendesak Presiden RI dalam hal ini Bapak Joko Widodo untuk mereformasi tubuh Mahkamah Konstitusi,” kata dia.

Dalam aksi damai menyalakan lilin itu, BEM Nusantara juga menyuarakan rasa cinta Tanah Air dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Shofiyul mengatakan, pemuda adalah harapan bangsa untuk membawa Indonesia lebih baik di masa mendatang. Sebab itu Shofiyul mengajak para pemuda terus mengawal kebijakan pemerintah agar sesuai dengan cita-cita rakyat.

“Kita harapkan ini menjadi kobaran awal semangat kita sehingga ke depan kita lebih bisa mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah yang melanggar atau tidak sesuai dengan cita-cita rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore