Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Oktober 2023 | 19.53 WIB

Bentrokan Massa Simpatisan Bikin Muntilan Mencekam, Diduga Berawal dari Bleyer-Bleyer Sepeda Motor

Polisi berjaga dengan latar rongsokan motor yang dibakar massa di kawasan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (15/10). - Image

Polisi berjaga dengan latar rongsokan motor yang dibakar massa di kawasan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (15/10).

JawaPos.com - Bentrokan antarmassa simpatisan terjadi di Muntilan, Jawa Tengah, pada Minggu (15/10). Aksi baku hantam, saling melempar batu, dan benda tumpul lainnya tidak terelakkan. Bahkan, massa secara anarkis memecahkan kaca mobil bak terbuka dan berujung pada pembakaran beberapa kendaraan sepeda motor.

Akibat bentrokan tersebut, arus lalu lintas tersendat. Petugas kepolisian terus berupaya meredam aksi massa yang mengganggu arus lalu lintas. Sebab ada sejumlah kendaraan yang dibiarkan tergeletak di jalan raya. Video aksi itu telah beredar luas di media sosial dan mendapat atensi dari khalayak ramai.

Aparat kepolisian dan TNI berusaha mencegah bentrok semakin memanas. Termasuk menerjunkan mobil pemadam kebakaran dan kendaraan taktis anti huru-hara. Hanya saja, jumlah personel tidak sebanding dengan massa yang ada.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono mengatakan, bentrok massa berawal dari gesekan antara rombongan simpatisan salah satu partai dengan warga. Tepatnya di Dusun Kalangan, Desa Pabelan, Mungkid sekitar pukul 15.00. Mereka diketahui selesai melakukan kegiatan di Lapangan drh Soepardi, Sawitan.

Lantas rombongan tersebut melanjutkan perjalanan dan melintas dari Palbapang menuju ke Muntilan. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), seorang warga yang diduga seorang simpatisan partai lain, ternyata melakukan provokasi. Hingga akhirnya turun ke jalan.

"Katanya ada yang bleyer-blayer di sana (Dusun Kalangan, Red). Mereka (rombongan) mau pulang ke arah Jogja, ternyata dicegat di sini (Muntilan, Red). Sekitar pukul 16.00," ujar warga di lokasi, Minggu (15/10) malam, kepada Radar Jogja (Jawa Pos Group).

Hal itu membuat kondisi semakin memanas. Kemudian massa melakukan pengerusakan terhadap sepeda motor dan rumah warga. Kedua massa simpatisan tersebut melakukan aksi saling melempar batu hingga benda tumpul lainnya. Termasuk merusak kaca jendela rumah warga.

Kondisi tersebut bisa diurai setelah beberapa jam kemudian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam aksi anarkis tersebut. Hanya saja, ada sejumlah motor yang rusak atas insiden itu.

Begitu pula dengan kaca jendela rumah milik Untoro, Budiyanto, dan panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah, pecah. Namun, polisi masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait dengan kerusakan lainnya.

Hingga saat ini pihak Polresta Magelang masih melakukan pendataan terkait kerugian yang ditimbulkan akibat bentrokan massa tersebut. Sejumlah anggota baik TNI, Polri, dan Satpol PP juga masih melakukan penjagaan secara ketat di lokasi kejadian.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore