
Ilustrasi mendung penanda hujan.
JawaPos.com–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel memperkirakan musim hujan di wilayah itu dimulai pada November.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis mengatakan, prakiraan hujan itu berdasar pemodelan dan instrumen yang digunakan BMKG. Ada peningkatan potensi awan yang berpotensi hujan pada November. Tetapi pada akhir transisi membuat potensi awan dan hujan akan cukup banyak di wilayah Sumsel, sehingga karhutla akan selesai.
”Akan menjadi salah satu instrumen berakhirnya episode asap di Sumsel. Itu (hujan) akan bertahan sampai dengan Februari 2024,” ujar Wandayantolis seperti dilansir dari Antara.
Tapi menurut dia, dari segi pola musim di Sumsel secara umum sebenarnya Oktober sudah musim hujan. Sebab adanya El Nino, curah hujan mundur 10 sampai 30 hari dari biasanya, sehingga baru akan mulai terlihat adanya hujan secara sporadis di beberapa wilayah Sumsel pada akhir Oktober.
Dia mengatakan, sebelum 20 Oktober, potensi hujan di Sumsel kecil. Hal itu, karena pertumbuhan awan sangat kecil dengan adanya teknik modifikasi cuaca (TMC) bibit hujan dapat meluas.
”Kalau untuk sekarang seluruh wilayah Sumsel sangat kecil pertumbuhan awan yang muncul di Palembang dan sekitarnya, tetapi pada akhir Oktober pertumbuhan awan meluas dari utara, pindah ke bagian selatan di sisi barat, kemudian bagian timur konsentrasi terbesar di bagian utara dan barat tapi kita berharap terjangkau di wilayah timur OKI,” terang Wandayantolis.
Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi Pemprov Sumsel karena mampu menekan jumlah pertumbuhan titik panas (hotspot). ”Ini artinya analisis dari kami bahwa penanganan yang dilakukan sejak awal tahun oleh kepala daerah dan jajaran di Pemprov Sumsel cukup berhasil menekan hotspot,” tutur Wadayantolis.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
