Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 November 2018 | 22.10 WIB

Alasan Iin Dihabisi, Tip Dari Pelanggan Karaoke Tinggal Rp 500 Ribu

Tertunduk pasrah kedua tersangka digelandang ke Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (22/11). - Image

Tertunduk pasrah kedua tersangka digelandang ke Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (22/11).

JawaPos.com - Motif pembunuhan tersangka, Yustian, 24, dan Nissa Regina, 17, semakin terkuak. Setibanya kedua pelaku tiba di Makopolres Metro Jakarta Selatan, pihak kepolisian langsung menginterogasi mereka.


Kepada polisi mereka menjelaskan, bahwa kronologi kejadian itu bermula dari uang pelanggan yang dititipkan kepada korban. Uang yang dititipkan kepada Iin itu berjumlah Rp 1,8 juta. Akan tetapi, saat ditagih, uang tip dari hasil kerja memandu lagu pelanggan tinggal Rp 500 ribu.


Akibatnya, Nissa Regina dan Iin terlibat cekcok akibat uang yang diberikan kepada tersangka tidak sesuai jumlahnya. Hingga akhirnya Nissa dan pacarnya, Yustian, tega menghabisi korban dengan palu ke bagian kepala.


"Ini baru pengakuan tersangka. Nagihnya kapan, untuk apa uangnya, makanya kami akan dalami kasus ini," terang Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar, Kamis (22/11).


Berkaitan dengan itu, pihak kepolisian masih mencari saksi pelanggan yang memberikan uang tip yang dititipkan kepada tersangka. Keterangan dari saksi itu, untuk melengkapi pemeriksaan kasus pembunuhan Iin.


"Tentunya kita akan memeriksa pelanggan yang memberikan uang tip itu," ujarnya lagi.


Indra mengatakan, sejumlah barang bukti sudah disita dan diuji oleh tim labfor untuk diidentifikasi bagaimana tersangka menghabisi korban. Termasuk palu yang diduga digunakan tersangka Yustian untuk menghabisi Iin.


Sejumlah barang bukti yang ditemukan polisi di kamar kos Iin yaitu, tiga bungkus rokok berbagai merek dalam keadaan sudah terbuka. Tali bantal yang diduga diikatkan ke leher korban. Kemudian, tisu, beberapa kain, alas kaki, ember yang digunakan tersangka untuk membersihkan darah usai membunuh korban.


"Tidak semua barang bukti bisa dihadirkan di sini karena masih diuji di laboratorium forensik," ujarnya.


Diberitakan sebelumnya, Iin ditemukan tewas dalam lemari dalam keadaan membusuk di kamar kos, Jalan Senang No.1, Mampang Prapatan VII, Jakarta Selatan. Jasadnya ditemukan oleh teman satu kos karena tercium aroma tidak sedap dari kamar IIn.


Diketahui, Iin dan satu tersangka bernama Nissa Regina bekerja sebagai pemandu lagu di tempat karaoke The Palace, yang berada tak jauh dari tempat kosnya.

Editor: Erna Martiyanti
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore