Kondisi kabut asap di Kota Banjarmasin.
JawaPos.com–Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menginstruksikan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan pemerintahan provinsi membagikan masker ke masyarakat.
”Secara serentak instruksi Pak Gubernur hari ini (2/10), untuk turun ke lapangan bagi-bagi masker tersebut,” ujar Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kalsel Berkatullah seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin, Senin (2/10).
Menurut dia, kegiatan bagi-bagi masker gratis itu sebagai perhatian pemerintah provinsi akan dampak langsung kabut asap bagi kesehatan masyarakat. Giat serentak bagi-bagi masker itu dilaksanakan di 50 titik di empat kabupaten/kota. Yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, dan Kota Banjarbaru.
”Titik pembagian masker gratis dari Pemprov Kalsel di jalan-jalan protokol di empat kabupaten/kota tersebut,” ujar Berkatullah.
Dia menjelaskan, kondisi empat kabupaten/kota tersebut sangat terdampak kabut asap. Sebab, terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) musim kemarau ini.
Menurut Berkatullah, karena udara yang tidak sehat, Gubernur Kalsel meminta masyarakat untuk pakai masker saat ke luar rumah. Sehingga, dampak negatif bagi kesehatan berkurang.
”Sebagai perhatian serius Pak Gubernur terhadap kondisi saat ini, hingga melaksanakan bagi-bagi masker tersebut, selain semua terus berjuang untuk mengantisipasi karhutla yang meluas di lapangan,” ucap Berkatullah.
Selain membagikan masker, Pemprov Kalsel juga mendirikan posko pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak karhutla di Bundaran Landasan Ulin menuju bandara lama. ”Kami berharap masyarakat yang terdampak akibat kabut asap karhutla, menjaga kesehatan dengan minum air putih yang banyak dan kalau ingin keluar rumah agar dapat mengenakan masker,” tambah Kepala UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Kalsel Sri Wahyuni.
Sementara itu, kabut asap sebagai dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin tebal menyelimuti Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Akibat ketebalan kabut asap tersebut, jarak pandang maksimal sekitar 300 meter hingga pukul 06.30 wita seperti di Jalan A Yani, yang merupakan jalan utama keluar-masuk Kota Banjarmasin.
Wali kota Banjarmasin Ibnu Sina meminta masyarakat yang ingin bepergian agar memakai masker guna mengurangi terhirup udara yang kurang sehat yang berdampak terhadap kesehatan.
BMKG memprediksi delapan daerah di Kalimantan Selatan berasap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Senin (2/10). Kabut asap terjadi di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, Barabai, Kandangan, Marabahan, Martapura, Pelaihari, dan Rantau.
BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan yang dapat menyebabkan kabut asap.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
