Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Oktober 2023 | 18.24 WIB

Bupati Garut Sebut Layanan Cuci Darah Dialihkan karena RSUD Terbakar

Petugas memeriksa kondisi bangunan yang terbakar di RSUD dr Slamet Kabupaten Garut, Minggu (1/10). - Image

Petugas memeriksa kondisi bangunan yang terbakar di RSUD dr Slamet Kabupaten Garut, Minggu (1/10).

JawaPos.com–Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan, pelayanan cuci darah untuk sementara dialihkan ke rumah sakit lain. Sebab, ruang hemodialisa tidak bisa beroperasi akibat kebakaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Kabupaten Garut, Jawa Barat.

”Mereka (pasien) yang sudah punya jadwal akan kita salurkan ke beberapa rumah sakit,” kata Bupati seperti dilansir dari Antara.

Dia menuturkan, ruang hemodialisa di RSUD dr Slamet Garut untuk sementara waktu tidak dapat digunakan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kebakaran itu, merusak sejumlah peralatan medis, termasuk perlengkapan dalam ruang hemodialisa.

”Karena Ruang Hemodialisa RSUD dr Slamet sementara ini kita tutup karena terdampak kebakaran tersebut,” terang Rudy Gunawan.

Namun, pasien yang rutin mendapatkan pelayanan tersebut, kata bupati, tidak perlu khawatir karena RSUD dr Slamet Garut mengalihkan ke rumah sakit lain di Kabupaten Garut. Terutama bagi pasien yang jadwal layanan kesehatan pada Senin (2/10), pihak RSUD dr Slamet Garut akan diberitahukan ke rumah sakit mana saja yang bisa melayani mereka.

”Ini sudah diberi tahu ke mana mereka harus melaksanakan pengobatan hemodialisa,” tutur Bupati.

Dia mengatakan pemerintah daerah secepatnya menyelesaikan gangguan pelayanan kesehatan di RSUD dr Slamet Garut agar masyarakat bisa kembali terlayani seperti biasanya.

”Kami akan melakukan langkah cepat untuk memulihkan ruang hemodialisa, ini akan dilakukan Pak Wakil Bupati dengan Direktur Rumah Sakit dan dokter penanggung jawab hemodialisa,” papar Rudy Gunawan.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Slamet Muhammad Willy Indrawilis menambahkan, secara keseluruhan pelayanan kesehatan di rumah sakit berjalan seperti biasa. Ada beberapa pasien yang harus dievakuasi ke tempat lebih aman.

”Secara umum pelayanan masih bisa berjalan,” terang Muhammad Willy Indrawilis.

Kebakaran di rumah sakit pemerintah itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB (1/10), kemudian diturunkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran. Akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB.

Kebakaran itu terlihat jelas kepulan asapnya dari kawasan jalan raya Jalan Pembangunan sehingga menjadi perhatian bagi warga setempat maupun pengguna jalan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore