
Vaksin Virus Nipah yang menyebar di India. (Sumber foto_ timesofindia.indiatimes.com)
JawaPos.com–Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bali I Wayan Widia mengatakan, wisatawan India yang memiliki gejala Virus Nipah perlu dicurigai.
”Yang merebak India, nah tentu tiap masyarakat yang pernah berkunjung ke sana atau orang India yang banyak sekarang berkunjung ke Bali ada keluhan seperti itu perlu kita curigai, kita ambil pemeriksaan darahnya dan melakukan PE (penyelidikan epidemiologi),” kata I Wayan Widia seperti dilansir dari Antara di Denpasar, Jumat (29/9).
Widia menjelaskan, Virus Nipah tak kasat mata. Gejalanya seperti infeksi pada umumnya, sehingga harus diperiksa melalui laboratorium dengan juga mempertimbangkan riwayat perjalanan.
Penyakit zoonosis yang ditularkan dari kelelawar buah itu sekarang sedang merebak di India. Dari data Dispar Bali sejak Januari hingga Agustus, wisatawan mancanegara kedua terbanyak datang ke Pulau Dewata adalah India dengan total 288.873 kunjungan.
Untuk mengantisipasi munculnya Virus Nipah, Dinkes Bali telah berkoordinasi dengan kantor kesehatan pelabuhan (KKP) memeriksa setiap orang dengan gejala virus tersebut, demam dan ruam.
”Selain itu catatan perjalanan. Kita tidak bisa juga (tebang pilih saat memeriksa) kita harus antisipasi, kita punya pengawasan di pintu masuk, tentu di uji laboratorium lah,” ujar I Wayan Widia.
Hingga saat ini, belum ada wisatawan dengan gejala tersebut ditemukan. Dinkes Bali tetap jemput bola dengan melakukan pengamatan surveilans sesuai arahan Kementerian Kesehatan.
”Masyarakat apabila merasa sakit demam sesuai gejala diminta tak perlu panik dan segera datang ke fasilitas kesehatan. Tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memakai masker jika diperlukan,” ujar I Wayan Widia.
Dia menambahkan, apabila masyarakat terutama pekerja pariwisata melihat seseorang dengan gejala virus tersebut, diminta segera mengarahkan ke klinik milik akomodasi penginapan agar segera ditindaklanjuti.
”Masing-masing hotel ada klinik jadi kalau melihat yang seperti itu jangan sembarangan, biar petugas kesehatan yang menangani, biar tidak panik masyarakat apalagi kita baru bangkit. Sama-sama kita menjaga dengan tetap taati kesehatan,” papar Widia.
Kepala Dinas Kesehatan Bali I Nyoman Gede Anom menambahkan, virus itu selain menular dari hewan ke manusia juga menular dari manusia ke manusia. Cara penularan dapat melalui kontak dengan urine, air liur, spesimen, atau makan yang terkontaminasi.
”Kelelawar buah dan babi diketahui telah terbukti memberikan wabah Virus Nipah di Malaysia dan Singapura,” terang Anom.
Dia berpesan agar masyarakat menghindari kontak dengan hewan atau jaringan hewan yang terinfeksi, menggunakan alat pelindung diri jika terpaksa melakukan kontak, menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi atau cuci tangan setelah mengunjungi orang yang sakit.
Untuk petugas kesehatan harus melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi standar saat menangani spesimen atau merawat yang dicurigai.
”Sementara itu yang kita lakukan, sambil menunggu imbauan lebih lanjut dari Kemenkes, karena saat ini Virus Nipah belum terdeteksi di Indonesia,” ujar I Nyoman Gede Anom.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
