
Sekda Herman Suryatman (kiri) menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Sumedang menggantikan Bupati Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan.
JawaPos.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman akhirnya resmi menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Sumedang. Menggantikan pasangan Bupati Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan yang berakhir masa jabatannya.
Sekda Sumedang Herman Suryatman dilantik bersama 5 Pj Wali Kota dan Bupati se-Jabar oleh Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Rabu (20/9).
Mekanisme penunjukan Herman sebagai Pj Bupati Sumedang tentu bukan tanpa alasan. Selain ditentukan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri, sosok Herman yang dinilai berpengalaman dalam birokrasi di Kabupaten Sumedang juga menjadi alasan kuat.
The Man Behind The Gun menjadi analogi yang tepat bagi sosok di balik kesuksesan yang diraih oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang tersebut.
Berbagai program kebijakan dalan Visi Sumedang Simpati berhasil diterjemahkan dan di-break down dengan baik oleh Sekda Sumedang Herman Suryatman kepada para ASN Sumedang sehingga diapresiasi pemerintah provinsi maupun pusat berupa 136 penghargaan.
Sebagai Sekda, kinerjanya pun diapresiasi oleh pemerintah pusat dengan diganjar Piala Adhiguna, Terbaik Pertama Leading Change and Influencer pada Ajang Digital Leadership Government Award 2022 dan Makarti Bhakti Nagari dari LAN RI.
Sekda Herman mengatakan, dirinya sudah menyiapkan tiga strategi dalam memimpin Sumedang dengan tetap berpedoman pada Visi Sumedang Simpati.
"Yang pertama yaitu melanjutkan program Sumedang Simpati, menguatkan Sumedang Simpati dan yang ketiga mengkolaborasikan Sumedang Simpati," jelasnya
Dia menegaskan semua program Sumedang Simpati akan dilanjutkan olehnya. "Sedangkan menguatkan Sumedang Simpati yaitu semua program yang telah dilaksanakan dalam Sumedang Simpati akan dikuatkan. Bukan hanya tingkat Kabupaten saja, kita akan kuatkan mulai dari tingkat Kecamatan, Desa hingga tingkat RT dan RW,” tuturnya.
“Mengkolaborasikan Sumedang Simpati, ini sangat berat. Hanya bisa kita lakukan bila kita Sareundeuk saigel, sabobot, sapihanean, sabata sarimbagan. Artinya selalu bersama-sama. Tak pernah bertengkar karena berbeda pendapat, rukun dan saling menghargai atau gotong royong untuk membangun Sumedang,” imbuhnya.
Sementara untuk prioritas kerjanya, kata Herman, sesuai dengan arahan Gubernur dan kebutuhan daerah yaitu penanganan kemiskinan, pencegahan stunting, pengendalian inflasi dan digitalisasi, pengembangan investasi dan penguatan ketahanan pangan serta peningkatan literasi.
“Untuk prioritas itu sebenarnya sudah ada dalam program Sumedang Simpati. Tidak kalah penting juga, kami akan memberikan perhatian serius akan mengawal dan memastikan Pemilu 2024 dan Pilkada Serentak 2024 sukses tanpa ekses dan menjaga netralitas ASN,” tegasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
