
Rombongan pasangan prewed di Bukit Teletubbies, Bromo, didampingi kuasa hukumnya menemui pemangku adat Tengger di Balai Desa Ngadisari, minta maaf.
JawaPos.com - HP, 38, calon pengantin pria yang diduga terlibat dalam insiden kebakaran Bukit Teletubbies Gunung Bromo sudah angkat bicara. Dia pun minta maaf atas kejadian kebakaran yang di luar dugaan dirinya dan tim saat melakukam foto prewedding sebagai bagian dari rangkaian pernikahannya.
HP secara tegas mengatakan telah berusaha memadamkan api sesaat setelah insiden kebakaran terjadi dengan cara menyiramkan 5 botol air berukuran besar. Kendati demikian, api lebih cepat menjalan terbawa oleh angin.
Mustaji selaku pengacara manajer Wedding Organizer sekaligus kuasa hukum dari calon pengantin mengatakan, kebakaran yang terjadi bukan semata-mata kesalahan dari kliennya. Dia menyatakan kelemahan juga terletak pada petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
"Kesalahan tidak hanya ada di klien kami, ada kelemahan dari petugas TNBTS, dimana seharusnya dalam aturan pengelolaan wisata itu harus ada pengawalan atau himbauan kepada pengunjung. Jadi pengunjung tidak dibiarkan begitu saja setelah bayar, pengunjung berkeliaran sampai merusak tanaman-tanaman di situ seperti kata kepala desa," kata Mustaji dalam video diunggah akun gosip Lambe Turah.
Menurutnya, petugas TNBTS seharusnya yang lebih tahu tentang situasi di kawasan Gunung Bromo. Dengan demikian, petugas seharusnya bisa melakukan deteksi dini untuk mencegah hal-hal tak diinginkan terjadi.
"Pengunjung tidak tahu di sini situasinya seperti apa, dan harus bagaimana. Jadi bawaan pengunjung juga harus diperiksa, petugas harusnya seperti itu. Bukan setelah bayar tiket kemudian pengunjung dilepas begitu saja," tuturnya.
Dia pun menyebut akan mengambil langkah hukum untuk turut meminta pertanggungjawaban hukum atas insiden kebakaran di kawasan Gunung Bromo kepada petugas TNBTS.
"Niat awal dari klien kami untuk prewed, ada rencana pernikahan di bulan Desember. Klien kami bawa barang yang menurut klien kami tidak mudah terbakar. Klien kami sudah berusaha untuk memadamkan, bukan kata netizen membiarkan, itu tidak benar," kata Mustaji.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
