Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 September 2023 | 21.10 WIB

Bentuk Leader 2045, Wali Kota Eri Cahyadi Beri Pesan Begini ke Anak Muda Surabaya

Eri Cahyadi saat audiensi dengan dua Paskibraka, Fahreza Daffa Naufal Abadi dan Nabila Raisya Putri Hidayat pada, Rabu, 13 September 2023 (Foto Pemkot Surabaya) - Image

Eri Cahyadi saat audiensi dengan dua Paskibraka, Fahreza Daffa Naufal Abadi dan Nabila Raisya Putri Hidayat pada, Rabu, 13 September 2023 (Foto Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam satu kesempatan berencana mengumpulkan anak-anak muda yang ada di Kota Surabaya.

Agenda Eri Cahyadi tersebut dilakukan untuk menyiapkan calon penerus bangsa dan Generasi Emas 2045 di Kota Pahlawan.

Rencananya, Eri Cahyadi bakal mengumpulkan ribuan anak-anak muda di Kota Surabaya pada pekan mendatang.

Pemuda-pemudi yang hendak dikumpulkan Cak Eri itu nantinya terdiri dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Karang Taruna, Duta Genre, Forum Anak Surabaya (FAS).

Menurut Cak Eri, ia mengaku prihatin atas fenomena kenakalan anak-anak muda di lingkungan perkotaan.

Petinggi Kota Surabaya itu juga tak ingin jika anak-anak muda yang ada di Kota Pahlawan tidak mampu menjadi penerus bangsa di tahun 2045.

"Nanti tak kumpulkan, dikasih kaos yang tulisannya 'Leader 2045'," ujar Eri Cahyadi saat audiensi dengan dua Paskibraka, Fahreza Daffa Naufal Abadi dan Nabila Raisya Putri Hidayat pada, Rabu, 13 September 2023.

Ia juga menambahkan, bahwa Fahreza dan Nabila merupakan sosok anak muda yang patut dicontoh oleh para remaja Kota Pahlawan.

Pasalnya, jiwa kebangsaan dan cinta terhadap negara itu penting, bahkan wajib ditanamkan sejak remaja, seperti halnya Fahreza dan Nabila saat ini.

"Maka dari itu mau tak kumpulkan, di Stadion Gelora Pancasila atau Stadion Gelora 10 November. Karena yang nantinya akan menjaga Kota Surabaya, Indonesia itu sampean, 2045 itu di tangannya sampean semua. Kalau sekarang anak mudanya melempem-melempem, cinta terhadap negaranya melempem, ya ajur (hancur)," tandas Eri Cahyadi.

Sementara itu, Cak Eri juga berharap ke depannya anak-anak Surabaya tidak hanya pintar dalam hal pelajar akademis, akan tetapi juga giat mengikuti pembelajaran non akademis melalui kegiatan organisasi.

"Anak di Surabaya ini pintar-pintar, tapi jiwanya kurang garang, padahal ini Kota Pahlawan. Pintar tetap harus, tapi jiwa kepahlawanan dan nasionalismenya juga harus tinggi," ungkapnya.

Di lain kesempatan, Kepala Bakesbangpol Kota Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mengumpulkan para pemuda pemudi berprestasi dan juga yang mengikuti organisasi-organisasi.

Alasan dikumpulkannya para anak-anak muda itu bertujuan untuk menyiapkan calon penerus bangsa dan Generasi Emas 2045, sekaligus untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.

"Misalnya, mereka yang tergabung dalam organisasi pelajar, paskibraka, kemudian karang taruna, sehingga mereka bisa mengenal satu dengan yang lain. Dan mereka bisa berinteraksi hingga akhirnya bisa mewujudkan cita-cita serta berpartisipasi dalam pembangunan di Kota Surabaya," tutur Maria. ***

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore