Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2020 | 19.56 WIB

Temanggung Optimalkan Pembinaan Penerapan Protokol Kesehatan di Ponpes

Para santri mengikuti tes cepat Covid-19 di Kantor Dinkes Kalbar sebelum kembali belajar di pondok pesantren di Jawa Timur. Rendra Oxtora/Antara - Image

Para santri mengikuti tes cepat Covid-19 di Kantor Dinkes Kalbar sebelum kembali belajar di pondok pesantren di Jawa Timur. Rendra Oxtora/Antara

JawaPos.com–Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung,  Provinsi Jawa Tengah, mengoptimalkan pembinaan penerapan protokol kesehatan di pesantren-pesantren. Program pembinaan intensif itu dijalankan dalam upaya mencegah klaster penularan virus korona di lingkungan pondok pesantren (ponpes).

Sekretaris II Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung Djoko Prasetyono seperti dilansir dari Antara mengatakan, pondok pesantren mutlak harus menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan surat edaran bupati dan surat edaran dari Kementerian Agama. Pesantren-pesantren di Temanggung sangat kooperatif dengan pemerintah. Beberapa di antaranya bahkan meminta petugas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 datang memeriksa penerapan protokol kesehatan di pondok pesantren serta memeriksa kesehatan santri.

”Mereka meminta kami datang untuk memeriksa apakah ada kekurangan dalam penerapan protokol kesehatan. Mereka terbuka. Kami meyakini pengelola pondok pesantren itu sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Mudah-mudahan para santri tetap diberi kesehatan dan tidak ada klaster dari pondok pesantren,” kata Djoko.

Sebelumnya, Bupati Temanggung M. Al Khadziq meminta pondok pesantren di wilayahnya meningkatkan kewaspadaan terhadap persebaran Covid-19 yang kasusnya terus bertambah akhir-akhir ini. Agar tidak muncul klaster pondok pesantren, para santri diharapkan membatasi aktivitas dengan tidak keluar-masuk pondok pesantren.

”Jangan sampai terjadi klaster pondok pesantren. Saya minta pondok pesantren untuk sementara tidak menerima tamu dari luar pondok pesantren dulu demi kehati-hatian,” kata M. Al Khadziq.

Khadziq juga meminta masyarakat menahan diri tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Namun, pihaknya menyadari ekonomi harus berjalan. ”Kalau urusannya dengan ekonomi mau tidak mau tetap harus bepergian ke luar kota tidak apa-apa. Tapi mohon kehati-hatiannya, terapkan betul protokol pencegahan Covid-19 dengan senantiasa jaga jarak, pakai masker, dan jangan lupa sering cuci tangan menggunakan sabun,” ujar Khadziq.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=-FjpG1Fhcdg&ab_channel=JawaPos

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore