Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Agustus 2023 | 14.35 WIB

TPA Sarimukti Kebakaran, Bandung Raya Darurat Sampah, Pemkot Bandung Keluarkan BTT

Situasi kebakaran TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, yang sudah terjadi beberapa hari terakhir. - Image

Situasi kebakaran TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, yang sudah terjadi beberapa hari terakhir.

JawaPos.com–Pemkot Bandung segera mengeluarkan biaya tak terduga (BTT) untuk penanganan sampah termasuk membentuk Satgas Kedaruratan Sampah. Itu menyikapi kebakaran di TPA Sarimukti yang sudah berlangsung beberapa hari terakhir.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, hal itu juga sebagai respons atas ketetapan Gubernur Jawa Barat yang menyatakan Bandung Raya dalam kondisi darurat sampah sejak 24 Agustus.

”Kami akan mengeluarkan Keputusan Plh Wali Kota yang berkaitan dengan penggunaan BTT karena beririsan dengan penggunaan anggaran dan lain sebagainya. Selain itu, kami akan merancang Satgas Kedaruratan Sampah, yang Insya Allah Senin (28/8) sudah selesai,” kata Ema seperti dilansir dari Antara dalam keterangan di Bandung.

Ema menjelaskan, anggaran BTT itu dikeluarkan dengan keharusan dilakukan dalam kondisi kedaruratan.

”Seperti saat ini, kita sama-sama tidak menduga bahwa akan terjadi bencana di TPA Sarimukti,” ucap Ema.

Terkait pembentukan Satgas Penanganan Kedaruratan Sampah, Ema menerangkan, Pemkot Bandung berkaca pada kesuksesan penanganan pandemi Covid-19, di mana pada saat itu juga dibentuk Satgas.

"Satgas Penanganan Kedaruratan Sampah akan berisi jajaran dari Pemkot Bandung dan juga Forkopimda Kota Bandung,” tutur Ema.

Langkah-langkah itu, kata Ema, karena saat ini 95 persen Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Bandung dalam kondisi overload. Pemkot menyikapinya dengan penanganan melalui pola substitusi.

Kebakaran TPA Sarimukti dikabarkan masih berlangsung. Upaya penanganan dilakukan dengan rekayasa cuaca dan bom air yang mengakibatkan masih ditutupnya fasilitas itu.

Ema mengaku mendapat informasi pengiriman sampah ke TPA Sarimukti bisa dilakukan mulai Senin (28/8) meski belum maksimal.

”Memang belum bisa digunakan sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Namun, berdasar catatan yang semoga ini akurat, mulai Senin, 98 dari 241 ritase truk sampah dari Kota Bandung bisa mengakses TPA Sarimukti. Nah, tetapi masih ada lebih dari seratus truk yang belum bisa mengangkut sampah ke sana,” ujar Ema.

Sebanyak 98 ritase truk sampah itu merupakan kuota untuk Pemkot Bandung dapat mengakses pembuangan sampah ke TPA Sarimukti pasca kebakaran. Karena belum maksimal, Ema meminta masyarakat Kota Bandung berkolaborasi menangani masalah sampah bersama-sama. Salah satunya dengan menerapkan program Kang Pisman di rumah masing-masing.

”Kami mohon kepada masyarakat untuk sama-sama bijak. Kita tahan dulu sampah. Semoga ini bisa perlahan normal kembali,” kata Ema.

Dengan berbagai upaya optimalisasi, Ema memastikan sampah-sampah yang menumpuk di TPS tidak sampai berserakan di jalan raya yang menjadi pemandangan tidak mengenakan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore