Stevano sebagai penyelenggara saat menyerahkan piala pada Lomba pacuan kuda di Sumba Timur menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan lokal dan asing untuk datang ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
JawaPos.com - Lomba pacuan kuda di Sumba Timur menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan lokal dan asing untuk datang ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Kompetisi ini diadakan sebagai upaya untuk mempertahankan tradisi warisan kebudayaan warga lokal dalam merawat dan beternak kuda.
Kali ini, lomba pacuan kuda tersebut digelar oleh Stevano Rizky Adranacus. Tokoh pemuda berdarah NTT yang dikenal sebagai anak dari putra politikus senior PDI Perjuangan (PDIP) Herman Herry.
Stevano, yang juga merupakan calon legislatif DPR RI dapil NTT II (meliputi Timor, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Sumba) itu mengatakan, selain menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, lomba pacuan kuda tersebut diadakan sebagai upaya untuk mempertahankan tradisi warisan kebudayaan warga Sumba dalam merawat dan beternak kuda.
"Selain menjadi daya tarik untuk wisatawan, lomba pacuan kuda ini memiliki makna historis dan kultural bagi warga Sumba. Saya kira kita seluruh generasi muda Sumba harus tetap merawat budaya luhur ini," kata Stevano, Kamis (24/8).
Stevano yang juga politikus Partai PDI Perjuangan itu berharap, lomba pacuan kuda ini bisa mendorong semangat peternak kuda dan merawat kuda pacu bagi warga Sumba. Hal itu mengingat, makin meningkatnya permintaan kuda pacu di Kecamatan Lewa. Ia juga mendorong agar budaya pacuan kuda ini harus dipromosikan secara masif agar menarik wisatawan untuk datang ke Sumba.
"Kita semua harus membuka perspektif bersama, untuk melihat Budaya Pacuan Kuda sebagai potensi ekonomi yang akan memiliki dampak, baik langsung atau tidak langsung, bagi perekonomian masyarakat Sumba," terang Wakil Bendahara Umum Banteng Muda Indonesia ini.
Sebelum masuk ke dunia politik, Stevano dikenal memiliki karir di dunia bisnis. Dari properti hingga tambang. Pemuda yang baru menginjak usia 29 tahun ini juga diketahui baru saja meresmikan Resort bintang 5 dengan nama Cap Karoso di Sumba Barat Daya.
Stevano mengaku memutuskan untuk terjun ke dunia politik mengikuti jejak sang ayah Herman Herry yang telah empat periode menjadi anggota DPR RI dari PDIP.
Diketahui, Lomba Pacuan Kuda Sahabat Stevano ini dibuka langsung oleh Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing. Ia mengapresiasi gelaran lomba ini, karena memiliki efek ekonomi lokal dan bisa menjadi inspirasi bagi seluruh anak muda Sumba.
"Kuda itu bagi orang Sumba adalah kawan seperjalanan sehingga merawat kuda adalah sesuatu yang mulia bagi orang Sumba. Terima kasih kepada Bapak Stevano atas pergelaran lomba yang meriah ini," jelasnya.
Sebagai informasi, lomba pacuan kuda Sahabat Stevano ini memperlombakan 12 kelas dengan total 523 ekor kuda yang datang dari seluruh daratan Sumba. Ketua panitia pelaksana Umbu Mbora dalam laporannya menjelaskan, lomba pacuan kuda ini diselenggarakan untuk tidak sekedar mencari juara belaka. Tapi juga untuk meningkatkan persatuan dan meningkatkan nilai jual kuda.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
