Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Agustus 2020 | 19.08 WIB

Tiga Pastor Keuskupan Purwokerto Jalani Isolasi Mandiri

Suasana Gereja Katedral Purwokerto. Wuryanti Puspitasari/Antara - Image

Suasana Gereja Katedral Purwokerto. Wuryanti Puspitasari/Antara

JawaPos.com–Tiga pastor dan dua karyawan di lingkup Gereja Katolik Keuskupan Purwokerto menjalani isolasi mandiri. Meskipun, tes usap kedua yang mereka jalani dinyatakan negatif Covid-19.

”Kabar tersebut telah kami umumkan saat misa tadi pagi (2/8),” kata Sekretaris Keuskupan Purwokerto Romo F.X. Bagyo Purwosantosa Pr seperti dilansir dari Antara di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (2/8).

Menurut dia, isolasi mandiri dilakukan setelah tiga pastor dan dua karyawan Keuskupan Purwokerto itu menjalani perawatan di rumah sakit  dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasar hasil tes usap yang dilaksanakan pada 21 Juli. Selama dirawat di rumah sakit, tiga pastor dan dua karyawan itu menjalani serangkaian pemeriksaan, termasuk tes usap kedua yang hasilnya dinyatakan negatif.

”Untuk lebih meyakinkan, saat ini mereka menjalani isolasi mandiri. Para pastor menjalani isolasi mandiri di Keuskupan, sedangkan dua karyawan di rumah masing-masing,” kata Romo F.X. Bagyo Purwosantosa.

Sebelumnya, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, berdasar hasil konferensi video bersama Bupati Banyumas Achmad Husein, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Banyumas, dan kepala organisasi perangkat daerah yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyumas, akan segera dilakukan tes usap di gereja yang pastornya terpapar virus korona jenis baru itu.

Sesuai perintah Bupati Banyumas, kata dia, tes usap juga akan dilakukan terhadap para jemaat di gereja tersebut. ”Mungkin mulai besok atau lusa akan dilakukan tes usap. Kami juga masih menelusuri riwayat perjalanan para pastor tersebut,” kata Tri.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Banyumas akan membicarakan masalah kasus Covid-19 di dua gereja Keuskupan Purwokerto tersebut pada Senin (3/8). ”Kalau masalah tempat ibadah, biasanya keputusan bersama. Biasanya juga melibatkan MUI dan FKUB, Pak Bupati tidak mau memutuskan sendiri,” ujar Tri.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=nj7NuOsEWf8

 

https://www.youtube.com/watch?v=HFeYFmQLXrA

 

https://www.youtube.com/watch?v=GYYJMr-RaRo

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore