Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Agustus 2023 | 23.53 WIB

Ungkapan Kecewa Maba UNS Solo Setelah Pemecahan Rekor MURI dan Student Vaganza Dibatalkan

Mahasiswa baru UNS saat mengumpulkan sampah plastik sebagai bentuk dukungan terhadap campaign #UNSLESSPLASTIC beberapa waktu lalu. - Image

Mahasiswa baru UNS saat mengumpulkan sampah plastik sebagai bentuk dukungan terhadap campaign #UNSLESSPLASTIC beberapa waktu lalu.

JawaPos.com – Pembatalan kegiatan pemecahan rekor MURI dan Student Vaganza (Stuva) tak hanya meninggalkan kekecewaan panita PKKMB saja. Bahkan rasa kekecewan tersebut banyak diungkapkan mahasiswa baru. Pasalnya, kegiatan Pemecahan Rekor MURI dan Student Vaganza (Stuva) adalah yang paling mereka tunggu-tunggu, oleh mahasiswa baru yang hari ini, Senin (21/8), mulai mengikuti kegiatan PKKMB UNS.

Nur Arifah, mahasiswa baru Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNS, mengaku kecewa lantaran dirinya sudah telanjur mengumpulkan sampah sebanyak 3 kilogram untuk kegiatan Pemecahan Rekor MURI bertajuk #UNSLESSPLACTIC tersebut.

“Kecewa sih, kami sudah susah-susah mengumpulkan sampah, tapi tiba-tiba dibatalkan. Minimal kemarin itu satu kelompok harus bawa 3 kg sampah untuk pemecahan rekor MURI,” kata Arifah, seperti dilansir dari Radar Solo (Jawa Pos Group), Senin (21/8).

Ia juga menyebut semakin merasa kecewa setelah tahu bahwa panitia PKKMB telah mengundurkan diri pasca pembatalan sepihak oleh rektorat UNS.

Terpisah, Divisi Rekor MURI, Fahmi, juga membeberkan rasa kecewanya kepada kampus. Ia mengatakan, bahwa konsep yang diusung oleh panitia soal ini sudah sangat matang dan bagus. Bahkan, mereka juga menargetkan diri untuk bisa bekerja sama dengan UNESCO.

Fahmi pun menjelaskan, kegiatan pemecahan rekor MURI bertajuk #UNSLESSPLACTIC itu selaras dengan slogan UNS Green Campus. Selain itu, kegiatan ini lebih dari memberikan kesan selebrasi penerimaan mahasiswa baru, melainkan juga memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan.

“Terlaksananya project ini harusnya dapat mengharumkan nama kampus karena UNS mampu menciptakan lingkungan yang bersih,” kata Fahmi.

Selain itu, Rizki Handoko dari divisi yang sama, juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi dari para maba. Hal itu terbukti dari jumlah sampah yang terkumpul lebih dari yang ditargetkan.

Menurutnya, sampah yang terkumpul kini mencapai 1,3 – 1,4 ton. Padahal, panitia hanya menargetkan sebanyak 1 ton saja. Ia menyebut, ada maba yang bahkan menyetor sampah hingga tiga kali lipat.

“Jumlahnya cukup banyak, buktinya sudah terkumpul lebih dari 4.500 botol plastik terhitung sejak Rabu, 16 Agustus 2023. Bahkan melebihi target,” ungkap Rizki.

Lebih lanjut, Rizki menceritakan bahwa panitia PKKMB menerima intervensi dari pihak kampus sejak 10 hari sebelum acara, salah satunya adalah dicabutnya tempat perizinan secara tiba-tiba. Padahal, masa peminjaman tempat masih akan berakhir pada 27 Agustus 2023.

Rizki bersama rekan-rekannya pun terpaksa keluar dari tempat peminjaman, sekaligus memindahkan sampah-sampah yang sudah terkumpul. Parahnya, kata Rizki, mereka juga tak diberi bantuan tenaga maupun transportasi untuk pemindahan sampah.

Terkait alasan kampus yang menyebut bahwa kegiatan tersebut tidak berpengaruh pada Indikator Kinerja Utama (IKU), dirasa sangat tidak tepat. Pasalnya, menurut panitia, kegiatan #UNSLESSPLACTIC ini justru sesuai dengan IKU 2 terkait pengalaman di luar kampus.

“Berdasarkan hal tersebut, tentunya pengadaan campaign lingkungan tidak bertentangan dengan IKU 2, justru campaign lingkungan merupakan salah satu tindak penerapan IKU 2 yang nyata,” tandasnya.

Rosy, salah satu panitia rekor MURI lainnya, mengungkapkan bahwa keputusan kampus yang membatalkan kegiatan secara sepihak dinilai sebagai tindakan yang tidak menghargai kreatifitas mahasiswa.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore