Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Agustus 2023 | 19.55 WIB

Kisah Ibu Pemilik UMKM di Desa Panggungploso yang Bangun Usaha untuk Buka Lapangan Kerja

Sri Wigatiningsih, pemilik UMKM Dinova Store asal Dusun Panggungploso Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. (Istimewa) - Image

Sri Wigatiningsih, pemilik UMKM Dinova Store asal Dusun Panggungploso Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. (Istimewa)

JawaPos.com - Sektor UMKM patut mendapat apresiasi karena kontribusinya yang cukup besar dalam menggerakkan perekonomian nasional. Kemampuannya menopang perekonomian, termasuk saat bisnis tengah terpuruk akibat krisis, membuktikan sektor ini mampu menjadi penopang perekonomian nasional.

Merayakan Hari UMKM Nasional tahun ini, apresiasi diberikan kepada perjuangan UMKM lokal. Seperti yang dilakukan oleh UMKM Dinova Store asal Dusun Panggungploso di Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Produksi aksesori buatan tangan untuk perempuan ini tidak hanya meraup keuntungan 250 juta per bulan dan ekspor ke beberapa negara, tapi memampukannya untuk memberdayakan perempuan desa di daerahnya.

Pemilik usaha kerajinan tangan bernama Dinova Store, Sri Wigatiningsih, mengatakan bahwa banyak perempuan desa yang merupakan warga asli daerah tempat tinggalnya memilih untuk tidak bekerja karena harus tetap berada di rumah untuk menjaga anak-anak dan mengurus rumah tangga.

Sementara, banyak dari mereka yang mengeluhkan kondisi ekonomi. “Mendengar cerita mereka, saya memiliki tekad untuk bisa mengajak mereka untuk bekerja hingga akhirnya bisa menghasilkan tanpa perlu meninggalkan desa ini,” jelas Sri.

Dinova Store menyediakan berbagai aksesori perempuan buatan tangan seperti kalung, gelang, kalung hijab, gantungan hp, tas piring hingga pakaian. Untuk mengembangkan usahanya, dirinya terus mengikuti tren yang sedang berlaku, sehingga dari awalnya hanya memiliki 1 karyawan, kini Dinova Store telah memiliki 9 karyawan dan 7 mitra penjahit.

“Waktu awal mulai usaha, saya cuma punya 1 karyawan buat bikin bros. Karena tren bros menurun, saya mulai membuat strap dan konektor masker pada tahun 2019. Awalnya jualan di media sosial pribadi, terus mulai banyak dengar tentang jualan online di Shopee, akhirnya saya coba. Alhamdulillah ternyata melejit di awal tahun 2020, ditambah setelah itu pandemi jadi semakin banyak order datang,” jelas Sri.

Untuk lebih mengembangkan bisnis Dinova Store, Sri menambah lini bisnis produk pakaian wanita seperti busana muslim, formal wear hingga home wear.

“Sekarang setiap hari ada pesanan dari luar negeri. Alhamdulillah saya tadinya tidak punya apa-apa sekarang jadi bisa membayar sembilan karyawan. Dari tinggal di ruko sampai bisa membangun rumah,” kata Sri.

Kini, Sri dan karyawannya melayani ratusan pesanan yang datang setiap hari di rumahnya yang berada di Dusun Panggung Ploso. Novi Yanti, salah satu karyawan toko Dinova Store, mengaku tidak menyangka bisa memiliki penghasilan tanpa harus jauh-jauh meninggalkan keluarganya.

Novi adalah salah satu karyawan yang memproduksi anting dan kalung. Ia bahkan tidak menyangka karyanya akan laku di pasar Asia. “Sangat membanggakan. Masih enggak percaya kalau lewat tangan kita, bisa sampai terkirim ke luar negeri,” pungkas Novi.

Produk jualan Sri Wigatiningsih, merupakan satu dari 20 juta produk UMKM yang telah tergabung ke dalam Program Ekspor Shopee dan bertransformasi secara optimal di kawasan Amerika Latin, Asia Timur dan Asia Tenggara.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore