
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla melantik Muda Praja IPDN
JawaPos.com – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla melantik Muda Praja IPDN angkatan XXIX/2018 di Lapangan Parade Abdi Praja Kampus Institut Pemerintahan dalam Negeri Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/11). Total ada 1.994 orang Muda Praja yang dilantik.
Pada kesempatan itu, Wapres yang akrab disapa JK turut didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Rushanul Ulum, Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo serta Forkopinda Jabar, serta Plt Rektor IPDN.
JK mengucapkan selamat kepada 1.994 Muda Praja IPDN. Sebagai kader-kader pamong praja yang telah melakukan pendidikan dan pelatihan di IPDN, diharapkan bisa memanfaatkan ilmunya dalam memimpin masyarakat.
Dalam pesannya, JK menggarisbawahi jika nantinya sebagai pemimpin maka harus mendengarkan aspirasi masyarakat. Bekerja untuk masyarakat dan yang perlu dibangun untuk masyarakat maka harus dilaksanakan.
Selain itu, para Muda Praja IPDN untuk selalu menaati aturan dan instruksi para pengajar dan instruktur agar menjadi pemimpin yang baik di masa depan. Sebab Indonesia sebagai bangsa yang besar tentu membutuhkan banyak pemimpin dari tingkat bawah seperti Lurah, Camat, Bupati, Wali Kota, Gubernur, sampai tingkat atas.
"Karir sebagai pamong praja tentu sebagai karir yang sangat baik dan bemanfaat. Untuk itu harus di laksanakan pendidikan ini dengan sebaik-baiknya. Dunia sangat berkembang dibutuhkan perubahan-perubahan setiap saat baik teknologi, keinginan masyarakat, tuntutan masyarakat semua," kata JK di Kampus IPDN Sumedang, Jumat (2/11).
Adapun tantangan yang dihadapi pemerintahan ke depan harus mampu menata dan harus lebih baik dalam menjalankan otonomi daerah. Menjalankan demokrasi yang baik, menjalankan keterbukaan yang baik, menjalankan teknologi yang baik dan semua hal-hal yang dibutuhkan untuk menjawabnya adalah hadirnya pemimpin yang baik bagi masa yang akan datang.
"Menjalankan otonomi dengan jiwa nasionalisme, otonomi daerah dijalankan tapi jiwanya harus tetap NKRI ini. Tanpa jiwa tersebut tentu negara kita akan terpecah belah," ujarnya.
Oleh sebab itu, tugas calon pemimpin bangsa semua menjalankan persatuan dan menjaga kesatuan bangsa ini. Sebagaimana diketahui, lulusan IPDN akan ditugaskan ke seluruh wilayah di Indonesia terutama di perbatasan.
“Tentu setelah tamat dari tempat ini, anda sekalian akan menjadi perangkat pemerintah daerah. Karir sebagai pamong praja pun perlu didorong dengan baik sesuai dengan sikap dan perilakunya," pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
