Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 31 Desember 2016 | 20.32 WIB

Warga Ketapang akan Kepung PT WHW AR, Minta Kejelasan Ribuan TKA Tiongkok,

Tenaga kerja asing dari Tiongkok di PT WHW AR, Kendawangan, Ketapang. - Image

Tenaga kerja asing dari Tiongkok di PT WHW AR, Kendawangan, Ketapang.

JawaPos.com - Sejumlah warga Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) dikabarkan akan mendatangi PT PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (PT WHW AR) pada Sabtu, 7 Januari 2017. Mereka bermaksud mengecek kondisi sebenarnya alias membuktikan apakah info keberadaan ribuan TKA di sana benar atau tidak. 



Gerakan ini dinamakan Aksi 1717 (bulan 1 tanggal 7 tahun 2017) yang rencananya dipimpin Isa Anshari selaku Ketua Fron Pembela Rakyat Ketapang (FRKP).



Undangan kepada masyarakat telah disebar melalui surat terbuka yang diposting Isa di akun Facebooknya. Sementara titik kumpul massa di Masjid Desa Sungai Nanjung Kecamatan Kendawangan.



Saat ditemui di Pontianak belum lama ini, Isa membenarkan surat terbuka yang dibuatnya itu. Dia mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengajukan izin ke kepolisian terkait aksi tersebut.



“Tiga hari sebelum aksi akan kita sampaikan kepada Polres Ketapang. Termasuk tujuan dan maksudnya,” terangnya. Isa memastikan sedikitnya seribu warga Ketapang akan mendatangi PT WHW.



Tujuan lain dari aksi ini, lanjut dia, juga untuk mendesak Imigrasi maupun Bea Cukai serta Dinsosnaker Ketapang membuka pos terpadu pengawasan orang asing di komplek PT WHW. “Barang maupun orang secara ilegal harus dikontrol, karena PT WHW itu memiliki pelabuhan sendiri,” bebernya.



Kemudian, Isa juga meminta pemerintah mengawasi ketat pengelolaan pabrik di sana. “Karena memang kami memandang keberadaan WHW hingga hari ini belum jelas, apa dan seperti apa yang mereka lakukan, terutama keuntungan buat Ketapang sendiri,” cecar dia.



Terkait hal ini, kemarin Kapolda Musyafak mengaku telah mendengar informasi tersebut. Ia mempersilakan pergerakan massa dilakukan selama dalam batas kewajaran.



“Tapi katanya tak jadi. Kalau mereka mulai merusak, perintah saya ke Kapolres begitu juga ada Dandim, tangkap (pengrusak). Saya tidak akan memberikan izin kepada masyarakat berperilaku seenaknya, apalagi merusak. Contohnya (pengrusak) di Singkawang, sudah saya tahan," paparnya. (RK/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore