
Pantai Padang diprediksi menjadi tempat paling ramai saat perayaan pergantian tahun
JawaPos.com - Warga muslim Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) diminta untuk melaksanakan dzikir dan tausiah pada tanggal 31 Desember 2018 hingga malam pergantian tahun masehi di Masjid dan musala dekat kediaman masing-masing.
Imbauan Wali Kota Padang itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 451 670/Kesra-2018. Selain mengajak warga ke masjid dan musala, Pemko Padang juga meminta warga untuk menjaga ketentraman, kenyamanan dan keamanan menjelang dan pasca perayaan Natal maupun saat pergantian tahun baru.
"Selain itu, pemilik, pemimpin mall, BUMN/BUMD atau usaha lainnya, memastikan karyawan-karyawati muslimnya untuk tidak memakai atribut Natal," kata Sekretaris Daerah Kota (Sekda) Kota Padang Asnel, Kamis (27/12).
Selanjutnya, warga diminta menjauhi aksi penyakit masyarakat (pekat) yang melanggar Perda. Seperti huru-hara, kebut-kebutan, judi, narkoba, minuman keras, maksiat serta perbuatan yang merugikan diri maupun orang lain.
"Pesan pak Wali Kota, mari sama-sama berzikir saat perayaan tahun baru masehi. Jangan huru-hara," katanya.
Terkait atribut Natal yang kerap dipakai karyawan mall pasca Natal hingga pergantian tahun, sebelumnya juga telah ditegaskan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang Duski Samad. MUI mengimbau agar umat muslim tidak ikut-ikutan merayakan dan mengenakan atribut Natal maupun.
Mengenakan atribut Natal, sama saja dengan merayakan hari besar umat Nasrani. Menurutnya, toleransi dalam menjaga kerukunan antar umat beragama harus tetap dijaga demi menjaga keutuhan Bangsa. Namun, tidak mesti dengan cara ikut merayakan dan memakai atribut Natal.
"Kami imbau agar umat muslim tidak ikut-ikutan memakai atribut Natal yang menyimbolkan turut merayakan," kata Duski Samad.
Selain itu, MUI Padang sendiri juga telah mengeluarkan surat imbauan yang ditujukan pada pimpinan manajemen hotel, mall, swalayan, toko, usaha lainnya, agar tidak menugaskan atau memerintahkan karyawan muslim untuk menggunakan atribut Natal atau atribut non muslim lainnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
