
Ilustrasi, petugas Museum Radya Pustaka melakukan proses digitalisasi naskah kuno koleksi museum tertua di Indonesia baru-baru ini.
JawaPos.com- Monumen Pers Nasional menawarkan program magang khusus bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Magang khusus ini bertujuan untuk membantu melakukan digitalisasi dokumen kuno yang saat ini masih proses pengerjaan. Pasalnya, selama ini Monumen Pers Nasional kekurangan sumber daya manusia (SDM) yang menghambat proses digitalisasi yang sedang dilakukan.
Kepala Monumen Pers Nasional Widodo Hastjaryo menyampaikan, untuk saat ini SDM yang khusus melakukan digitalisasi dokumen kuno masih sangat terbatas. Untuk melakukan digitalisasi puluhan ribu naskah kuno, SDM yang ada hanya sekitar tiga orang.
"Padahal untuk melakukan digitalisasi itu tidak mudah, karena butuh keahlian. Terlebih ini merupakan dokumen kuno, sehingga perlu penanganan dari ahlinya," urainya kepada JawaPos.com, Rabu (13/3).
Maka dari itu, untuk mempercepat proses digitalisasi dokumen yang ditargetkan rampung pada 2022, pihaknya membutuhkan lebih banyak SDM. Salah satunya dengan membuka kesempatan magang khusus untuk melakukan digitalisasi dokumen kuno.
"Kalau untuk mahasiswa magang sebenarnya sudah ada, tapi kalau yang khusus untuk melakukan digitalisasi dokumen kuno belum ada. Makanya kalau ada dari perguruan tinggi yang ingin magang kami siap untuk menampungnya," imbuhnya.
Widodo berharap dengan adanya tambahan dari mahasiswa magang, proses digitalisasi dokumen bisa selesai sesuai dengat target. Bahkan bisa lebih cepat dari target.
"Kalau nanti ada banyak yang ingin magang, kami tinggal mengatur jadwalnya saja," pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
