
Petugas mengevakuasi lima orang yang jatuh dari atas viaduk rel Jalan Pahlawan saat Surabaya Membara.
JawaPos.com - Tragedi berdarah terjadi menjelang peringatan Hari Pahlawan. Tepatnya pada 9 November lalu sekitar pukul 19.30 WIB. Kala itu digelar drama teatrikal Surabaya Membara di Tugu Pahlawan, Surabaya.
Ribuan orang datang untuk menonton pementasan. Mereka berjubel di depan panggung hingga berada di viaduk dekat Tugu Pahlawan yang menjadi jalur kereta api. Pada waktu yang bersamaan, melintas KRD nomor lokomotif 446 dengan rute Sidoarjo-Stasiun Pasar Turi.
Penonton yang berada di viaduk kocar-kacir saat kereta melintas. Ada yang terjatuh dan ada pula yang terlindas kereta. Total ada 18 korban dalam peristiwa tersebut. Rinciannya, 2 korban tewas dan 16 korban luka-luka.
Petugas medis dan beberapa polisi yang berada di lokasi langsung meberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban. Sekitar setengah jam kemudian, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mendatangi lokasi kejadian.
Rudi langsung memerintahkan personelnya untuk membersihkan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa potongan tubuh salah seorang korban yang tewas terlindas kereta.
"Pas kereta api lewat. Sehingga (awal olah TKP) ada yang terlindas dua orang dan enam orang yang terjatuh," kata Rudi di viaduk Jalan Tugu Pahlawan, Jumat (9/11).
Beberapa menit kemudian, panitia Surabaya Membara menghentikan pagelaran drama. Alasannya, situasi dan kondisi sudah tidak kondusif untuk melanjutkan acara.
Warga yang menonton pun mulai membubarkan diri. Beberapa polisi masih yang berjaga di sekitar lokasi kejadian. Sisanya membantu penanganan dan identifikasi para korban yang dirawat di RSUD dr. Soetomo, RSUD dr. M. Soewandhi, dan RS PHC Surabaya.
Santunan Mengalir
Tragedi tersebut mengundang keprihatinan dari berbagai pihak. Salah satunya dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) terpilih Khofifah Indar Parawansa.
Bahkan Khofifah yang menghadiri pagelaran Surabaya Membara, sempat menyaksikan tragedi berdarah tersebut. Dia memberikan pidato dukacita dan doa kepada para korban sebelum panitia resmi menghentikan acara.
"Saya menyatakan turut berduka dengan para korban yang tertabrak kereta di viaduk. Saya mendoakan agar semua amal ibadahnya diterima Tuhan Yang Maha Esa," kata Khofifah di panggung teatrikal Surabaya Membara, Jumat (9/11) malam.
Usai mendoakan korban, Khofifah memberikan semangat kepahlawanan kepada semua penonton di lokasi kecelakaan. Meski banyak penonton yang beranjak pulang, Khofifah masih menyerukan tentang arti semangat kepahlawanan. "Semangat kepahlawanan berarti menunjukkan semangat membela Indonesia," ucap Khofifah.
Pernyataan belasungkawa juga datang dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dia menyesalkan adanya korban jiwa saat pagelaran Surabaya Membara.
Untuk itu, Budi akan memberikan santunan kepada keluarga korban. Namun besarnya santunan tak disebutkan dengan jelas. “Untuk korban yang wafat, kami dari Kementerian Perhubungan akan memberi santunan kepada keluarganya. Karena ini tragedi kemanusiaan dan tentunya tidak diinginkan siapa pun,” tutur Budi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
