Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Februari 2019 | 14.25 WIB

Beruang Masuk Perkampungan, Warga 2 Desa di Kerinci Ketakutan

Ilustrasi Beruang Madu teror warga 2 Desa di Kerinci Jambi - Image

Ilustrasi Beruang Madu teror warga 2 Desa di Kerinci Jambi

JawaPos.com - Konflik satwa liar dengan manusia masih terjadi di Kabupaten Kerinci. Warga Pulau Pandan dan Karang Pandan di Kecamatan Bukit Kerman, diresahkan dengan kehadiran beruang yang masuk perkampungan warga.


"Ya warga melihat ada seekor beruang yang berkeliaran di kebun dan pemukiman warga," kata salah seorang warga setempat, Andi seperti dikutip Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (18/2).


Dikatakannya lagi, pertama kali warga melihat beruang terlihat di dusun Renah Lima Manis, Desa Pulau Pandan, pada Rabu (13/02).


"Sudah beberapa hari ini beruang tersebut sering berkeliaran dipemukiman warga," sebutnya.


Hal senada dikatakan Tini, bahwa ayahnya juga pernah dikejutkan dengan secara tiba-tiba beruang muncul di belakang rumahnya. Akibatnya, ia trauma selama dua hari. "Sampai-sampai ayah dak berani lagi ke kamar mandi belakang rumah," ungkapnya.


Masyarakat dua desa ini, lanjut Deka, meminta pihak Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), KPHP Kerinci dan BKSDA untuk turun menangkap dan mengusir beruang tersebut jauh dari pemukiman warga, karena warga takutnya nanti bisa memakan korban baik orang dewasa maupun anak-anak.


“Kita berharap pihak terkait cepat turun, untuk menangkap dan mengusir dari pemukiman warga, dengan adanya beruang berkeliaran di pemukiman warga menjadi resah," pungkasnya.


Tokoh masyarakat setempat yang juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Kerinci, Muhammad Hanil mendesak pihak BKSDA untuk segera menyikapi persoalan beruang itu.


“Jangan sampai nanti masyarakat dengan terpaksa memburunya, sehingga masyarakat justru kena pidana karena melanggar UU Kemudian beberapa hari berturut-turut berikutnya beruang tersebut diakui warga sering berkeliaran dipemukiman warga. hewan,” ujarnya.


Dia mengatakan, pihak BKSDA tentu tahu cara menangkap beruang itu untuk dipindahkan ke hutan yang jauh dari perkampungan penduduk.


Kepala Desa Pulau Pandan, Syamsul Bahar dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.


"Kami sudah mendapatkan laporan warga, benar mereka melihat Beruang berkeliaran didekat pemukiman.” sebutnya.


Syamsul mengatakan sejauh ini belum ada kerugian yang ditimbulkan akibat dari peristiwa ini. Namun melaluinya selaku Kades setempat warga berharap pemerintah dapat menanggani cepat peristiwa ini.


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore