
Kondisi Pulau Kemaro jelang puncak kegiatan Cap Go Meh.
JawaPos.com - Cap Go Meh merupakan rangkaian penutupan hari raya Imlek. Warga Tionghoa menyambutnya dengan sukacita. Kegiatan yang terus digelar di Pulau Kemaro ini pun, kini menjadi tradisi hingga dijadikan destinasi wisata di Kota Palembang.
Persiapan kini telah dilakukan mulai dari pemasangan lampion hingga pemasangan ponton penyebrangan sehingga pengunjung pun dapat ke Pulau Kemaro tanpa harus menggunakan kapal.
"Perayaan Cap Go Meh ini pada 18 hingga 19 Februari mendatang," kata Ketua Panitia Pelaksana, Chandra Husein saat ditemui, Minggu (17/2).
Persiapan yang telah dilakukan yakni pemasangan tiga ribu lampion agar suasana di Pulau Kemaro ini lebih indah. Kemudian yang paling utama yaitu pemasangan jembatan ponton.
Untuk memeriahkan Cap Go Meh ini juga akan ada sejumlah stan tradisional Tionghoa seperti penjualan baju dan lain sebagainya.
Ia mengaku biasanya kegiatan ini mampu mendatangkan wisatawan baik dari Indonesia hingga dari luar negeri khususnya Singapura, Taiwan, Tiongkok, Hongkong dan Amerika Serikat.
"Karena memang kegiatan Cap Go Meh ini merupakan tradisi yang kini berubah menjadi destinasi wisata," tutupnya.
Sementara itu, Humas Cap Go Meh Pulau Kemaro, Harun mengaku jika perayaan Cap Go Meh ini telah dilakukan sejak dahulu kala.
Dimana kala itu, Pulau Kemaro ini memang tidak berpenghuni. Sehingga, dijadikan tempat berkumpul kaum Tionghoa untuk merayakan Cap Go Meh.
"Kini, perayaan Cap Go Meh ini sudah menjadi tradisi warga Tionghoa bukan hanya di Palembang tapi di Sumsel," katanya.
Puncak perayaan Cap Go Mei ini sendiri, bakal dilakukan pada tanggal Minggu malam (17/2) yang diisi beberapa kegiatan.
Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan ratusan ribu lembar sembayang untuk warga yang merayakannya.
"Semoga ditahun berikutnya mendapatkan rezeki dalam perayaan Cap Go Meh," tutupnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
