
Jenazah korban, I Nyoman Astika saat dievakuasi.
JawaPos.com--Dua warga Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulteng, ditemukan tewas dengan kepala terpenggal. Korban yaitu I Nyoman Astika (71) warga Desa Balinggi, dan Simon (55), warga Desa Tolai Barat.
I Nyoman Astika diperkirakan tewas sekitar pukul 13.00 Wita, Minggu (13/9). Jasadnya pertama kali ditemukan oleh istrinya, Ni Nengah Kantri (65) dalam keadaan tergeletak di kebun, tanpa kepala.
Melihat hal tersebut, Ni Nengah Kantri langsung lari ke perkampungan sekitar pukul 19.00 Wita, Minggu malam. Sesampainya di rumah, ia lantas melaporkan kejadian itu kepada keluarganya. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada polisi.
Pada Senin (14/9) pagi, aparat Polres Parimo bersama satu pleton Brimob pun berangkat menuju ke tempat kejadian perkara untuk mengevakuasi korban. Jenazah tanpa kepala itu lalu dilarikan ke RSUD Anuntaloko Parigi.
Tidak berselang lama, polisi lalu bergeser menuju Desa Tolai Barat, Kecamatan Torue. Sebab, kembali diperoleh informasi bahwa seorang warga desa bernama Simon Taliko (55) juga ditemukan tewas mengenaskan di kebunnya, Senin (14/9) sekitar pukul 9.05 Wita.
Kondisinya sama seperti korban I Nyoman Astika. Kepala korban Simon Taliko juga sudah terpisah dari badannya. Sesampai di lokasi, ternyata informasi tersebut benar.
Aparat kepolisian Resor Parimo bersama anggota Brimob dipimpin Kapolres Parimo, AKBP Novia Jaya pun kembali melakukan evakuasi terhadap jenazah tersebut.
Saat dikonfirmasi, AKBP Novia Jaya mengatakan, kondisi kedua korban sama-sama mengenaskan, dengan kepala terpisah dari tubuh. Namun, polisi sudah berhasil menemukan kepala milik korban Simon.
Sedangkan kepala milik korban I Nyoman Astika, sejauh ini masih belum ditemukan. “Mungkin kita akan menggunakan anjing pelacak untuk mencarinya,” ujar Novia.(iwn/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
