
ILUSTRASI: Kasus perceraian pasangan suami-istri di Kota Semarang tergolong masih tinggi. Penyebabnya pun beragam.
JawaPos.com - Kasus perceraian pasangan suami-istri di Kota Semarang tergolong masih tinggi. Penyebabnya pun beragam. Beberapa di antaranya adalah perselisihan yang uniknya sebagian dipicu kehadiran media sosial dan bahkan game online.
Tazkiyaturrobihah selaku Panitera Muda Hukum Pengadilan Negeri Agama Kota Semarang, menyebut perselisihan masih mendominasi kasus perceraian di Kota Semarang. Yakni, sebanyak 1.593 perkara.
Ia membeberkan, pemantik perselisihan penyebab perceraian salah satunya adalah media sosial. "Contoh karena media sosial kemudian terjadi perselisihan, dapat chatting dari pihak lain, muncul cemburu," katanya, Kamis (24/1).
Adapun pemantik perselisihan penyebab perceraian lainnya yang cukup tak disangka ialah game online. Kata Tazkiyaturrobihah, ini benar dialami oleh suatu pasangan yang saat ini memasuki tahap banding.
Menurut penuturannya, kasus ini bermula karena suami terlalu sibuk dengan game online. Sehingga hubungan suami istri menjadi terabaikan. "Suaminya bilang itu hanya hiburan. Diajak ke rumah saudara main handphone terus, istri gregetan. Versi istrinya dia judi online," jelasnya.
Beberapa kasus perceraian, menurut Tazkiyaturrobihah, padahal sudah diupayakan mediasi oleh pihak keluarga masing-masing. Tapi, memang tak ada titik temu di sini, sehingga tetap berlanjut ke permohonan perceraian. "Perselisihan itu biasanya yang sudah tidak bisa didamaikan keluarga, sudah mentok," katanya.
Selama tahun 2018 perkara cerai yang diterima Pengadilan Agama Kota Semarang mencapai 862 perkara cerai talak atau suami yang mengajukan. Lalu 2.343 cerai gugat atau yang diajukan pihak istri. Sedangkan bulan Januari ini saja sudah ada 268 permohonan.
Adapun penyebab perceraian lainnya selain dipicu perselisihan. Yaitu di antaranya disebabkan faktor meninggalkan satu pihak sebanyak 622 perkara, perekonomian 466 perkara, disusul beragam penyebab lainnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
