
Tabloid Indonesia Barokah
JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah mendapati Tabloid Indonesia Barokah tersebar di sejumlah Kabupaten. Bukan apa-apa, bacaan itu memuat konten yang diduga menyudutkan salah satu pasangan calon Pilpres 2019, yakni Prabowo-Sandi.
Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah Rofiuddin mengungkapkan, tabloid tersebut ditemukan beredar di Kabupaten Blora, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Magelang. Polanya dikirim ke masjid-masjid dengan bungkus amplop cokelat.
"Ada pengiriman tabloid rata-rata satu masjid tiga eksemplar yang dibungkus amplop cokelat yang dikirim ke Masjid," kata Rofiuddin, Rabu (23/1).
Pada bagian alamat pengirim, kata Rofiuddin, bertuliskan Pondok Melati, Bekasi. Belum jelas identitas pengirimnya, tapi yang jelas pihaknya mendapat laporan soal ini karena isi dari tabloid itu adalah dugaan framing berita yang bisa merugikan capres tertentu.
"Tabloid ini kalau dilihat ada berita yang arahnya bercampur opini dan juga ada semacam permainan framing sehingga menguntungkan atau merugikan capres tertentu," jelasnya.
Jika dilihat dari halaman depan tabloid ini, tertulis pada headline 'Reuni 212: Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik?'. Lalu di kolom Liputan Khusus ada berita berjudul 'Membohongi Publik untuk Kemenangan Politik?' dihiasi karikatur Prabowo Subuanto, Sandiaga Uno, Fadli Zon, dan Ratna Sarumpet.
Adapun bahasan di sebagian artikel yang mengulas tentang radikalisme, wahabi, ikhwanul muslimin, Hizbut Tahrir, serta ISIS. "Posisi Bawaslu memberikan fakta ada tabloid yang sebelumnya tidak ada terus tiba-tiba ada dan menyasar Jawa Tengah. Informasinya di masjid-masjid disimpan, tidak diedarkan," imbuhnya.
Oleh karenanya, Rofiuddin mengklaim Bawaslu sudah berkoordinasi dengan dewan pers. Karena memang pengawasan dan pemantauan media adalah kewenangan mereka.
"Dari sisi dewan pers bisa teliti dan analiis kategorinya apa. Apakah sesuai standar jurnalistik, bercampur opini, framing tertentu, atau apa. Kemungikinan kedua bisa analisis status badan hukumnya," tandasnya sembari berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan keberadaan majalah ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
