
WISATA BARU: Bukit yang ditanami jagung menjadi tempat wisata mendadak bagi wisatawan di Gunungkidul.
JawaPos.com – Keberadaan media sosial mendorong viralnya sejumlah potensi wisata di Kabupaten, Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Oleh karena itu, Dinas Pariwisata (Disparta) setempat pun mendorong agar masyarakat atau komunitas setempat untuk memaksimalkannya guna menarik wisatawan luar daerah.
"Media sosial itu suatu keniscayaan teknologi yang harus diikuti terus," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono kepada JawaPos.com, Senin (21/1).
Objek wisata baru yang muncul karena viral itu di antaranya Bukit Teletubbies di Dusun Candi, Desa Giring, Kecamatan Paliyan. Bukit yang sebelumnya ditanami pohon jati itu menjadi ladang jagung.
Menjadi tempat berfoto bagi masyarakat sekitarnya. Kemudian Gunung Ireng, di Desa Pengkok, Kecamatan Patuk. Di tempat ini digunakan oleh warga atau wisatawan lokal untuk menikmati matahari terbit atau sunrise.
"Itu merupakan kreasi masyarakat melihat potensi desanya untuk menghadirkan wisatawan. Teletubbies itu karena viralnya, apalagi diberi nama Teletubbies," katanya.
Pihaknya mendorong agar masyarakat setempat menyediakan aspek-aspek pendukung pariwisata. Di antaranya atraksi, amenitas, aksesibilitas. "Nah memang amenitas terkait lahan parkir, warung, toilet, tempat ibadah. Aksesibilitas terkait akses menuju tempat itu, dan atraksinya sudah luar biasa itu. Kalau untuk saat ini kami mendorong agar masyarakat atau komunitas yang ada untuk bisa memfasilitasi dalam arti menyediakan sarana itu," kata dia.
Supaya bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dari luar Gunungkidul. Sementara pihaknya juga terus menggenjot promosinya, dengan melakukan kerja sama bersama pihak-pihak ketiga. "Melalui media sosial itu juga yang harus kami lakukan untuk mengenalkan potensi wisata yang bermunculan. Kami juga bekerja sama dengan pihak-pihak lain. Berbagai cara untuk mengembangkan promosi wisata, kami lakukan," ucapnya.
Sementara itu, Pengelolaan bukit yang dinamakan Bukit Teletubbies, Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Giring di bawah Dinas Kehutanan DIJ, Samido mengatakan, bukit-bukit itu sebelumnya merupakan hutan jati.
Pohon jati itu kemudian ditebang, untuk kemudian ditanami Jati Unggul Nusantara (JUN). JUN saat ini sudah ditanami dengan rapi. Sedangkan tanaman jagung yang menutupinya saat ini hanya sementara saja.
"Silakan datang berwisata, tapi kami harap tetap menjaga kebersihan tidak parkir sembarangan. Karena akan mengganggu arus lalu lintas," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
