Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Januari 2019 | 20.50 WIB

Samsat Kabupaten Bogor Akan Pindah, Warga: Di Cibinong Semrawut

Ilustrasi: Pemkab Bogor bersama polres setempat akan memindahkan gedung Samsat ke lokasi yang baru. - Image

Ilustrasi: Pemkab Bogor bersama polres setempat akan memindahkan gedung Samsat ke lokasi yang baru.

JawaPos.com - Kabupaten Bogor bersama polres setempat akan memindahkan gedung Samsat ke lokasi baru. Letaknya di tepian Jalan Raya Bogor. Persisnya di belakang kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor.


Di balik rencana pemindahan ini warga berharap pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) bisa diperbaiki. Minimal estimasi waktu pengurusan pajak lebih jelas. Sebab, selama ini untuk pengurusan satu kendaraan membutuhkan waktu tiga hingga enam jam.


Kanit Regident Polres Bogor Iptu Dicky Pranata menyebut, pemindahan kantor Samsat direncanakan pada Senin depan (21/1). Kebijakan tersebut merupakan kesepakatan bersama Polres Bogor dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Provinsi Jawa Barat dan Jasa Raharja.


"Alasannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Gedung lama jumlah kapasitasnya amat kurang," ungkap Iptu Dicky Pranata sebagaimana dikutip dari Radar Bogor (Jawa Pos Group), Rabu (16/1).


Lebih jauh dikatakannnya, gedung Samsat yang baru itu diharapkan bisa menampung ribuan pengurus pajak kendaraan di Kabupaten Bogor. Sebab, di gedung lama pengunjung kerap tidak tertampung. Bentuk peningkatan pelayanan di Bogor itu nantinya dengan penambahan kasir menjadi enam loket.


Untuk diketahui, gedung Samsat yang lama menempati Kompleks Pemda Cibinong. Lokasinya bersebelahan dengan bekas stadion sepak bola. Di sana pelayanannya sangat memiriskan. Pengunjung sampai meluber keluar gedung. Akibatnya, waktu pelayanan sangat lama dan tidak terukur.


Pantauan JawaPos.com, di sana jumlah loket sangat minim. 1 loket pendaftaran dan 2 loket kasir. Parahnya lagi pembayaran pajak tahunan dan lima tahunan tidak dipisah. Begitu juga pengurusan pajak mutasi. Loket mutasi yang pisah hanya untuk pendaftaran dan cek fisik saja. Sedangkan pembayaran pajak tetap digabung dengan yang tahunan.


Jika dibanding dengan Samsat wilayah DKI Jakarta, kondisi di Cibinong sangat parah sekali. Di Samsat Jakarta Timur misalnya. Di sana untuk pembayaran pajak dibagi beberapa tempat. Untuk sepeda motor dan mobil dipisah. Masing-masingnya juga dipisah antara pembayaran pajak tahunan dan lima tahunan. Di setiap pelayanan itu terdapat dua kasir, sehingga estimasi pembayaran pajak di Jakarta Timur sangat terukur. Maksimal 1 jam.


Sedangkan untuk pelayanan mutasi. Baik mutasi masuk maupun mutasi keluar juga terdapat loket tersendiri. Semuanya terlayani dengan baik, tanpa tercampur dengan pelayanan lainnya.


Malin Sampono, 33, salah seorang warga pengurus pajak mengaku sangat mengeluhkan pelayanan di Samsat Cibinong. Pada 2 Januari 2019 dia baru saja mengurus pajak lima tahunan. Di sana datang pukul 9.30 dan baru selesai 15.30. "Pelayanan di Cibinong masih parah. Sangat semraut," ungkapnya.


Pendapat serupa juga diungkapkan Ramli, 30, wajib pajak lainnya. "Di sini (Cibinong, red) ruang antrenya sangat sumpek. Petugasnya kurang ramah. Terutama di bagian cek fisik dan cetak plat nomor," terangnya.


Dia berharap di kantor baru alur pengurusan pajak lebih jelas. Semua itu dapat dibantu dengan papan petunjuk, supaya wajib pajak tidak bingung. "Kemarin saya bayar pajak bingung mau ke loket mana. Ditanya ke petugas jawabannya ketus," kenangnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore