
Ilustrasi, menjelang Unas 2019, Dinas Pendidikan Kota Surabaya akan menambah 10 Rumah Matematika.
JawaPos.com- Pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (Unas) 2019 SMP dan SD baru akan digelar Maret tahun depan. Namun, para guru dan siswa di Surabaya telah melakukan berbagai persiapan.
Para guru dan pembina mata pelajaran yang diujikan sedang gencar menggelar try out bagi siswa sejak beberapa bulan lalu. Terutama, mata pelajaran matematika.
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ikhsan mengatakan, banyak siswa yang masih perlu pembinaan terhadap mata pelajaran matematika. Selama ini, mata pelajaran itu selalu menjadi momok saat Unas.
Untuk itu, pihaknya berencana menambah 10 rumah matematika dari 5 yang telah ada. Meski belum diketahui lokasi di mana rumah matematika itu dibangun, fungsinya tetap sama. Yakni, menjaring banyak siswa agar dapat mendongkrak kemampuan dan keberanian siswa saat menghadapi soal-soal ujian Matematika.
Para guru di rumah matematika mengajarkan cara mudah menyelesaikan berbagai macam soal ujian matematika. "Kemudian, anak diharapkan mudah paham. Itu juga yang dikembangkan di sekolah-sekolah, untuk menghadapi Unas," kata Ikhsan di GOR Pancasila, Rabu (12/12).
Tak hanya menambah rumah matematika. Beberapa guru dan siswa dari beberapa SMP, SD negeri dan swasta pada masing-masing sub rayon melakukan strategi pertukaran.
Pertukaran tersebut diharapkan dapat mendongkrak moral dan kemampuan bersosialisasi para siswa. "Mereka saling bersinergi. Baik guru dan siswa saling menyemangati. Juga akan mendongkrak motivasi belajar siswa. Sehingga, kemampuan siswa bersosialisasi juga bagus," tambahnya.
Ditanya kemungkinan adanya kebocoran soal, Ikhsan menjamin kasus yang pernah menimpa SMPN 54 tidak akan terulang. Dia memastikan tidak akan ada soal yang bobol karena dikirim langsung dari pemerintah pusat dengan variabel dan item yang berbeda.
"Bukan kebocoran soal. Soalnya nggak bocor, tapi memang ada (oknum) yang berupaya membobol soal Unas. Hal itu sudah kami sampaikan ke (pemerintah pusat)," tegasnya.
Di tempat yang sama, Kepala SDN Putat Gede I Surabaya Soedjono mengatakan, sejumlah try out online dan lokal telah digelar sesuai arahan Dinas Pendidikan Surabaya. Selain itu, sekolah tersebut juga menggelar school camp yang berisi kegiatan mengerjakan latihan soal dan doa bersama tiap dua bulan sekali.
"Untuk saat ini, baru sebulan sekali. Nanti saat mendekati Unas, barulah kami gelar dua bulan sekali," kata Soedjono.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
